MATARAM, iNews.id - Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal bersama Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani kompak mengajak seluruh warga untuk menggunakan hak pilihnya pada pelaksanaan Pilkada Serentak. Keduanya menjamin keamanan dan keselamatan warga selama di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
M Iqbal mengatakan, kehadiran masyarakat yang sudah terdaftar sebagai pemilih tetap harus menggunakan hak pilihnya. Kertas surat suara yang sudah disediakan petugas di masing-masing TPS.
“Masyarakat bebas dan berhak untuk memilih siapa yang menjadi pilihannya, jangan takut untuk datang ke TPS karena personel kami dari TNI-Polri akan selalu siap untuk mengamankan jalannya pemungutan suara dalam Pilkada serentak Tahun 2020 ini,” ucap M Iqbal dilansir dari website resmi Polda NTB, Rabu (9/12/2020).
Dia juga berpesan kepada masyarakat dalam mengikuti pesta demokrasi agar tetap mengedepankan penerapan protokol Covid-19 yang telah diberlakukan oleh pemerintah seperti memakai masker, menjaga jarak serta mencuci tangan sebelum dan sesudah mencoblos. Sementara bagi pasangan calon dan pendukung untuk tidak melakukan aksi konvoi yang mengundang keramaian atau kerumunan. Dia mengajak untuk memelihara kondusivitas Pilkada Serentak 2020.
“Selamat memilih untuk masyarakat di Provinsi NTB khususnya di tujuh Kabupaten/Kota yang melaksanakannya dengan selalu menerapkan protokol kesehatan. Saya juga mengajak kita semua untuk tetap menjaga kondusifitas daerah kita agar terwujudnya Pilkada yang aman dan nyaman di NTB ini," ujarnya.
Senada dengan pernyataan Kapolda NTB, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani meminta warga tak masuk golongan putih (golput), sehingga menyianyiakan surat suara.
“Datangi, daftar dan minta kertas suara, masuk dalam bilik suara dan coblos sesuai dengan pilihan. Jangan sampai tidak menggunakan hak pilihnya dalam menentukan bupati dan wali kota lima tahun kedepan, jangan sampai golput,” ujar Ahmad Rizal.
Untuk diketahui, tujuh kabupaten kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang akan menggelar Pilkada serentak yakni Kota Matatam, Kabupaten Lombok Utara, Lombok Tengah, Sumbawa, Sumbawa Barat, Dompu dan Kabupaten Bima.
Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait