JAKARTA, iNews.id - Penonton MotoGP di Sirkuit Mandalika diminta memanfaatkan angkutan umum. Hal itu guna memperlancar arus lalin di sekitar kawasan Mandalika maupun Kota Mataram.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi, mengatakan telah menyediakan beberapa sarana untuk kemudahan masyarakat. Setiyadi mengatakan Mandalika memiliki dua pembenahan yang harus dipercepat.
Dia menjelaskan Kementerian Perhubungan telah bekerja sejak 2019-2020 untuk melakukan pengembangan wilayah di Mandalikan.
"Mandalika terdapat dua kondisi yang harus dipercepat pembebanannya. Pertama mengenai tempat strategis pariwisata Mandalika, sehingga semenjak tahun 2019-2020 telah banyak dilakukan oleh pemerintah perhubungan Mandalika sekaligus tempat pariwisata dan kegiatan Internasional MotoGP," kata Setiyadi dalam konferensi pers penyelenggaraan MotoGP Mandalika, secara daring Selasa (1/3/2022).
Pemerintah akan mengatur semua penonton untuk menggunakan transportasi umum yang sudah disediakan. Lebih lanjut, Setiyadi mengatakan Kementerian Perhubungan telah menyediakan 278 unit bus menuju Sirkuit. Serta telah menyediakan 184 unit bus sedang untuk membawa penonton menuju pintu masuk sesuai dengan tiket yang dimiliki oleh penonton.
"Kita akan memberikan 278 unit bus bantuan dari kementerian perhubungan, dan ini akan digunakan penonton dari beberapa pelabuhan seperti pelabuhan Gili Mas, lembar, basal dan pusat Mataram. Selain itu, kami menyiapkan 184 unit bus sedang untuk mengangkut ke tempat pinduk masuk sesuai tiket penonton," tuturnya.
Kebijakan pengunana angkutan umum tidak hanya bagi tamu luar daerah, warga lokal juga diminta tak menggunakan kendaraan pribadi. Angkutan umum yang sudah disediakan akan berhenti di lahan parkir dan tidak jauh dari Sirkuit, penonton akan berjalan langsung menuju Sirkuit.
"Kemudian pembatasan kendaraan umum untuk menyaksikan MotoGP bagi masyarakat lokal, jadi masyarakat akan menggunakan angkutan umum yang sudah disediakan. Kemudian penyediaan lahan parkir, dan masyarakat akan berjalan kaki menuju Sirkuit Mandalika," tuturnya.
Setiyadi mengatakan dana sebesar Rp21,2 miliar telah dikeluarkan untuk menyukseskan MotoGP 2022. Dana itu dikeluarkan untuk membangu empat shultter bus, penerangan jalan umum (PJU) sepanjang 5,3 km.
"Anggaran kami di 2022 untuk mendukung pelaksanaan MotoGP 2022 sebesar Rp21,2 miliar untuk membangun shuttle bus sekitar empat halte. Kemudian PJU kurang lebih 5,3 km," katanya.
Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait