get app
inews
Aa Text
Read Next : Purwodadi Lumpuh Diterjang Banjir 50 Cm, Jalur Grobogan-Solo Macet Parah

4.245 Hektare Tanaman Tembakau di Lombok Timur Terendam usai Hujan Deras

Selasa, 11 Juli 2023 - 10:53:00 WIB
4.245 Hektare Tanaman Tembakau di Lombok Timur Terendam usai Hujan Deras
4.245 Hektare Tanaman Tembakau di Lombok Timur Terendam usai Hujan Deras (Foto: iNews/Ramli Nurawang)

SELONG, iNews.id - Lahan seluas 4.245 hektare yang ditanami tembakau di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) terendam usai hujan deras. Petani pun terancam gagal panen.

Dinas Pertanian Lombok Timur mencatat, dari jumlah itu, terbanyak di wilayah Kecamatan Jerowaru yaitu 3.788 hektare, Suela 336 hektare dan Sakra 100 hektare.

Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur Sahri mengungkapkan kerusakan tanaman tembakau akibat genangan air hujan bervariasi dari rusak ringan hingga berat. Tapi banyak juga kondisi tanaman yang baik, tidak terpengaruh dengan guyuran hujan.

"Petani tembakau yang terdampak ini, tentu kita sangat perihatin," ucapnya, Selasa (11/7/2023) 

Menurutnya, ada beberapa penyebab air hujan dengan cepat menggenangi lahan para petani tembakau, terutama yang mengalami rusak berat. Salah satunya, petani tidak menerapkan teknis penanaman yang baik dengan irigasi atau drainase relatif dangkal.

"Jika petani menerapkan teknis penanaman sesuai anjuran kita, di mana dia menggunakan bedengan, drainasenya cukup dalam maka itu relatif tidak terdampak," katanya.

Berikutnya, petani yang mengalami kerusakan sedang. Mereka menggunakan bedengan tapi tidak terlalu tinggi sehingga masih bisa tergenang air hujan.

"Ketiga, ada petani kita yang justru saat hujan tanaman tembakaunya semakin baik. Kenapa? Karena saat belum ada hujan, tanamannya sangat butuh air," ucap Sahri.

Untuk membantu para petani, lanjutnya, pihak dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian untuk melaporkan kejadian ini. Setidaknya ke depan tegas Sahri, petani tembakau bisa dibantu melalui asuransi seperti produk pertanian lainnya.

"Setelah kami keliling ke lapangan, ke depan kita berpikir, jika ada kejadian serupa kita tidak sekedar prihatin tapi dibutuhkan langkah nyata untuk membantu petani tembakau," katanya.

Editor: Nani Suherni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut