Asyik Santai di Taman Udayana, Pria Diduga Perampok Kaget Diapeli Polisi

Antara ยท Jumat, 16 September 2022 - 17:03:00 WIB
Asyik Santai di Taman Udayana, Pria Diduga Perampok Kaget Diapeli Polisi
Asyik Santai di Taman Udayana, Pria Diduga Perampok Kaget Diapeli Polisi (Foto: Istimewa)

MATARAM, iNews.id - Terduga perampok di Kelurahan Uma Sima, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) kaget diapeli polisi saat santai di taman. Aksi perampokan itu diketahui terjadi pada 10 Juli 2022.

Terduga pelaku berinisial IW (25) ditangkap di Taman Udayana, Kota Mataram. Penangkapan IW berawal dari pelaku berinisial RS.

Menurut informasi, kasus ini berawal saat korban Damhuji dan istrinya Lili Susanti sedang berada di rumah. 

Sekitar pukul 23.00 Wita, para terduga pelaku masuk kedalam rumah dan langsung menodongkan parang ke arah leher korban Damhuji. Saat itu, Damhuji sedang menonton televisi sambil berbaring di ruang keluarga bersama anak dan istrinya. 

Kemudian RS menyuruh istri korban untuk mengikat tangan dan kaki suaminya menggunakan kain yang didapat di dalam rumah. Terduga pelaku meminta uang sambil mengancam korban dengan menggunakan parang. 

Setelah itu, istri korban memberikan uang kepada pelaku sebanyak Rp1 juta. Kemudian, terduga pelaku menyuruh istri korban masuk ke kamar yang belum jadi sambil menodongkan parang. Setelah masuk kamar, pelaku ke luar lagi sambil diikuti istri korban.

Saat itu, terduga pelaku memastikan ikatan di tangan korban. Setelah itu istri korban histeris sambil berteriak dan mau merebut parang yang dipegang terduga pelaku. Ketika mencoba merebut parang itu, tangan istri korban terluka. 

Saat itulah korban bisa melepaskan ikatan di tangannya dan  bangun mengambil parang. Melihat hal itu, para terduga pelaku lari melalui kamar rumah korban yang belum jadi. Atas kejadian tersebut melapor ke Polsek Sumbawa. 

Setelah menerima laporan personel Polsek Sumbawa melakukan penyelidikan. Akhirnya, ciri-ciri terduga pelaku berhasil didapatkan. Polisi kemudian mendatangi kediaman SR di Kampung Irian, Kelurahan Uma Sima.

Editor : Nani Suherni

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: