Banding Ditolak, Bripka MN yang Mengaku Khilaf Tembak Rekan Kerja Tetap Dipecat

Antara · Selasa, 30 November 2021 - 19:30:00 WIB
Banding Ditolak, Bripka MN yang Mengaku Khilaf Tembak Rekan Kerja Tetap Dipecat
Kabidkum Polda NTB Kombes Pol Abdul Azas Siagian. (ANTARA/Dhimas BP)

MATARAM, iNews.id - Majelis Komisi Kode Etik Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) menolak permohonan banding Bripka MN, anggota Polsek Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur. Dia merupakan tersangka kasus penembakan terhadap rekan kerjanya sesama anggota Polri hingga tewas.

"Permohonan bandingnya ditolak dengan menguatkan putusan Komisi Kode Etik Polres Lombok Timur," ujar Kabid Hukum Polda NTB Kombes Pol Abdul Azas Siagian di Mataram, Selasa (30/11/2021).

Dia menjelaskan, pertimbangannya penolakan lantaran materi banding yang dimohonkan Bripka MN dinilai tidak masuk dalam substansi materiil perkara. Majelis komisi banding juga menyatakan sidang KKE oleh Polres Lombok Timur sebelumnya sudah berjalan sesuai aturan.

"Mekanisme sudah sesuai dengan Pasal 66 Perkap (Peraturan Kapolri) Nomor 19 Tahun 2012 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Komisi Kode Etik Polri," katanya.

Menurutnya, materi permohonan banding Bripka MN berkaitan dengan adanya beban tanggungan keluarga, usia masih muda dan berbuat karena alasan khilaf.

"Jadi itu bukan dasar untuk melayangkan banding. Terkecuali ada kesalahan prosedur yang dilakukan KKE," ucapnya.

Dia menjelaskan, tindakan Bripka MN telah mencoreng institusi Polri. Perbuatannya juga telah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: