MATARAM, iNews.id - Momentum World Super Bike (WSBK) dan MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB dimanfaatkan oknum calo tiket online untuk menipu. Kasus penipuan itu dialami warga Lombok Timur (Lotim) berinisial AM.
Dia mengaku tertipu saat membeli tiket MotoGP yang akan berlangsung Maret 2022 mendatang.
Sebut Marshal Sirkuit Mandalika Ndeso, Kepala Divisi Operasional MGPA Dylan Dilato Dipecat
MA yang penggemar MotoGP merelakan uangnya Rp2,9 juta lebih kepada oknum calo tiket online tersebut. Namun, tiket MotoGP yang dijanjikan tak kunjung diterima.
“Saya kesal karena orangnya mematikan HP-nya dan tidak bisa dihubungi lagi,” ujar MA kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (16/11).
Penonton WSBK di Sirkuit Mandalika Wajib Melewati Screening Covid-19
MA menuturkan, dirinya memesan tiket MotoGP setelah melihat akun Facebook. Terdapat akun yang mempromosikan tiket MotoGP Mandalika. Lantas, MA menghubungi nomor WA yang tertera pada akun tersebut.
Pembicaraan pun berlangsung akrab antara MA dengan orang yang menjual tiket tersebut. Tawar menawar pun dimulai. MA hendak membeli paket Yellow seharga Rp995.000.
“Awalnya dia bilang paket Yellow itu tersedia sehingga saya langsung transfer untuk tiga tiket dengan total Rp2,9 juta. Dia pakai Bank BTPN atas nama inisial MRH,” kata MA.
Setelah bukti transfer dikirim via WhatsApp (WA), ternyata orang tersebut menyatakan paket Yellow yang dimaksud tidak ada. Bahkan menawarkan paket lainnya seharga Rp4,3 juta.
MA berkeras untuk membeli paket Yellow. Jika tidak tersedia, MA meminta uangnya kembali. Tapi, pihak penjual tiket malah ingin memotong uang tersebut 10 persen. “Karuan saya nggak mau karena memang paketnya nggak ada. Terlebih ini kan dia pakai akun resmi MotoGP,” kata MA.
Tidak lama berselang, penjual tiket itu menghilangkan gambar pada akun WAnya. Bahkan nomor WAnya pun akhirnya tidak aktif.
Terkait hal ini, MA masih menunggu iktikad baik orang itu. Jika tidak, dia akan melaporkan kasus tersebut ke polisi. MA yang pernah menonton MotoGP di Sepang Malaysia ini menyayangkan hal itu.
Dia mengimbau masyarakat untuk berhati-hati jika ingin membeli tiket MotoGP. Terlebih, Lombok merupakan daerah yang baru pertama kali menggelar perhelatan balap motor dunia.
Editor: Kastolani Marzuki