Cerita Aipda L Dwi Prayitno Dibonceng Franco Morbidelli: Saya Bingung Helm Ada Satu

Antara ยท Rabu, 23 Maret 2022 - 10:53:00 WIB
Cerita Aipda L Dwi Prayitno Dibonceng Franco Morbidelli: Saya Bingung Helm Ada Satu
Pembalap Monster Energy Yamaha Franco Morbidelli pinjam motor polisi gara-gara nyaris ketinggalan pesawat. (Foto: Instagram/skysportmotogp)

MATARAM, iNews.id - Anggota Satuan PJR Polda NTB, Aipda Lalu Dwi Prayitno, menceritakan pengalamannya dibonceng pembalap MotoGP, Franco Morbidelli dari ketinggalan pesawat terbang menuju Italia dari Bandara Internasional Lombok (BIL) pada Senin (21/3/2022). Lalu Dwi awalnya bingung karena helm hanya ada satu.

Dia menjelaskan kejadian sebenarnya saat itu, ketika dirinya bersama tim Gabungan Satuan PJR Polda NTB hendak mengawal pembalap MotoGP menuju Bandara. Namun saat itu salah satu pembalap, Morbidelli, datang terlambat sehingga dengan terpaksa dia ditinggal 12 pembalap lain.

“Morbidelli memang datang terlambat sehingga 12 rombongan lainnya terpaksa mendahului ke bandara dengan pengawalan buka tutup oleh rekan–rekan saya. Sementara saya diperintahkan untuk menunggu Morbidelli guna melakukan pengawalan selanjutnya,” katanya.

Tak lama berselang Morbidelli pun tiba dan dia juga telah bersiap untuk menaiki kendaraannya guna mengawal. Namun tiba-tiba saja, pembalap asal Italia itu tertarik melihat kendaraan dinas kepolisian dan langsung menghampiri dia.

“Dia mengampiri saya dan meminta izin menggunakan motor dinas ini, mungkin dia ingin merasakan sensasi uji kendara karena kebetulan merek motor dinas yang saya bawa ini sama dengan merek motor yang ia pakai saat balapan di ajang MotoGP,” katanya.

“Setelah saya izinkan dan Morbidelli bersiap mengendari moge itu, tiba-tiba dia meminta saya duduk di belakang untuk dibonceng menuju hotel. Namun saat itu saya bingung karena helm hanya ada satu. Untungnya saat di gerbang Sirkuit Mandalika ada rekan saya yang memberikan helm jadi saat di jalan raya kami berdua menggunakan helm,” katanya.

Dia menuturkan selama perjalanan tentu saja sebagai manusia normal dia juga merasakan kebanggaan sekaligus deg-degan karena selain sedang dibonceng pembalap kelas dunia (MotoGP). Sebagai aparat dia juga harus memastikan keselamatan, keamanan dan kenyamanan pembalapasal Italia itu.

Editor : Nani Suherni

Halaman : 1 2

Follow Berita iNewsNTB di Google News

Bagikan Artikel: