Curhat ke Pendemo, Mensos Risma Ngaku Sudah Bilang ke Presiden Akan Mundur Kalau Tak Mampu

Nani Suherni · Kamis, 14 Oktober 2021 - 16:14:00 WIB
Curhat ke Pendemo, Mensos Risma Ngaku Sudah Bilang ke Presiden Akan Mundur Kalau Tak Mampu
Mensos Risma mengaku telah menyampaikan ke Presiden akan mundur jika sudah mampu saat menerima aspirasi pendamping PKH di Lombok Timur, NTB. (Foto: YouTube/Linjamsos Oke)

LOMBOK, iNews.id - Pernyataan mengejutkan disampaikan Menteri Sosial Tri Rismaharini saat menerima aspirasi pendamping program keluarga harapan (PKH) yang mendemonya di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Rabu (13/10/2021). Dia mengaku sudah menyampaikan ke Presiden akan mundur jika tak mampu lagi menjalankan tugas.

"Saya sampaikan tadi ke Pak Rahmat. Saya sudah sampaikan ke Pak Presiden. Kalau saya tidak mau, mampu, saya akan mundur. Paham," ujar Risma kepada para pendamping PKH dalam video yang diunggah akun @linjamsos Oke, dikutip Kamis (14/10/2021).

Risma juga curhat jika kekuatan yang dimilikinya dalam bertugas karena keiklhasan untuk membantu warga miskin yang membutuhkan.

"Karena itu kenapa saya ke sini. Saya Minggu baru pulang, Senin sehari di Jakarta pergi lagi. Besok pulang ke Surabaya tapi ke Bangkalan. Kalau saya gak ikhlas, gak kuat fisik saya ini. Saya mohon ayolah teman-teman apa yang kita cari di dunia ini. Kita punya rumah 10 tingkat, kalau anak kita tidak karu-karuan apa kita tenang. Ayolah kita syukuri apa yang kita miliki," katanya kepada pendamping PKH yang mendemonya.

Belum diketahui pasti apa aspirasi yang disampaikan para pendamping PKH kepada Mensos Risma. Namun dari penjelasan yang disampaikan Mensos hal tersebut terkait pencairan bantuan sosial (bansos) Kartu Keluarga Sejahtera (KSS) dan gaji yang mereka terima sebagai pendamping PKH.

Mensos juga mencerami pendamping yang mendemonya agar menjalani tugas dengan amanah. Sebab jika tidak, Allah akan mengirimkan azab-nya.

"Saya tahu pasti akan didemo. Kalau saya mati di sini saya ikhlas. Saya gak takut. Paling berat saya mati," ujar Risma yang disambut dengan teriakan takbir dari para pendamiping PKH.

Menurutnya, pendamping itu harus punya pendirian. Pendamping PKH ini dititipkan tugas oleh pemerintah untuk memperhatikan orang miskin.

"Kalau tidak sungguh-sungguh, kita diseret ke sana ikut, ke sini ikut. Yang salah bukan saya tapi teman-teman nanti pertanggungjawaban di akhirat. Tidak bisa, Kemensos yang bayar artinya tidak boleh digoyang siapa pun. Anda tugasnya mendampingi orang tak mampu," katanya.

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: