Hadapi Gugatan di MK, Paslon Cabup Sumbawa Mo-Novi Tunjuk Yusril Jadi Kuasa Hukum

Antara · Rabu, 13 Januari 2021 - 06:43:00 WIB
Hadapi Gugatan di MK, Paslon Cabup Sumbawa Mo-Novi Tunjuk Yusril Jadi Kuasa Hukum
Pengacara Yusril Ihza Mahendra (Foto: Antara)

MATARAM, iNews.id - Pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, Mahmud Abdullah dan Dewi Noviany (Mo-Novi) tunjuk pengacara kondang Yusril Ihza Mahendra dalam menghadapi gugatan sengketa Pilkada Sumbawa di Mahkamah Konstitusi (MK). Ketua Umum Tim Pemenangan Mo-Novi, Sambirang Ahmadi, memastikan sudah mempersiapkan tim hukum untuk menghadapi gugatan paslon nomor urut 5, Syarafuddin Jarot-Mokhlis di MK.

"Alhamdulillah, semuanya sudah dipersiapkan. Seluruh dokumen sudah kami pegang. Termasuk mempersiapkan tim hukum, tinggal dimantapkan saja. Insya Allah, kami optimis menang," ujarnya di Mataram, Selasa (12/1/2021).

Dia menjelaskan, tim hukum yang dipersiapkan Mo-Novi untuk di MK, yakni Yusril Ihza Mahendra. Bahkan, Yusril ditunjuk sebagai Ketua Tim Hukum Mo-Novi di MK.

"Dalam tim ini berjumlah delapan orang. Mereka adalah Prof Yusril Ihza Mahendra, Gugum Ridho Putra, Adria Indra Cahyadi, Eddi Mulyono, Muhammad Dzul Ikram, Khairul Fadli, Elfano Eneilmy, Yusmarin, Kusnaini dan M Erry Satriyawan," ucapnya.

Anggota DPRD NTB asal Dapil Sumbawa-Kabupaten Sumbawa Barat itu menjelaskan Mo-Novi sudah melakukan penandatanganan surat kuasa melalui utusan langsung Yusril Ihza Mahendra.

"Paslon kami sudah tandatangan surat kuasa untuk Ihza dan Ihza Law Firm yang dipimpin Prof Yusril Ihza Mahendra," kata Sambirang.

Ketua Komisi III DPRD NTB ini, menyatakan mempersilakan pihak paslon nomor urut 5 menggunakan sisa ruang yang ada, yaitu di tingkat MK.

Pada dasarnya, dia mengaku sangat menghargai dan menghormati setiap proses maupun upaya dari pihak Jarot-Mokhlis. Dia menganggap, MK sebuah ruang yang bisa digunakan pihak paslon nomor 5 sebagai langkah lanjutan.

"Ini proses demokrasi yang harus kita hormati. Game is not over (permainan belum berakhir), masih ada ruang tingkat MK dan kita hormati itu. Yang pasti, kami sangat siap mengikuti proses di MK," katanya.

Editor : Nani Suherni

Halaman : 1 2