Isu Kudeta Demokrat, AHY: Saya Dapat Sinyal Pak Presiden Tidak Tahu-menahu

Antara · Kamis, 18 Februari 2021 - 13:00:00 WIB
Isu Kudeta Demokrat, AHY: Saya Dapat Sinyal Pak Presiden Tidak Tahu-menahu
Ketua Umum Partai Demokrat 2020-2025 Agus Harimurti Yudhoyono. (Foto: Antara/ M Risyal Hidayat).

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menduga ada gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD). Namun, dia memastikan Presiden Joko Widodo tidak mengetahui gerakan kudeta Demokrat tersebut.

AHY menuturkan, selama ini hubungan Jokowi dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat (MTP) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berjalan baik.

Dia menduga ada perbuatan akal-akalan GPK-PD dengan membawa-bawa nama Jokowi untuk menakut-nakuti kader Demokrat agar bergabung dalam gerakan mereka. Selain itu, dia menduga nama Jokowi dibawa-bawa untuk memecah-belah hubungan baik yang terjalin dengan SBY.

"Terhadap hal itu, saya sudah mendapatkan sinyal bahwa Bapak Presiden tidak tahu-menahu tentang keterlibatan salah satu bawahannya itu. Ini hanya akal-akalan kelompok GPK-PD untuk menakut-nakuti kader. Hubungan Pak SBY dan Pak Jokowi cukup baik. Tapi kelompok ini berusaha memecah-belah hubungan yang telah terjalin dengan baik itu," ujar AHY di Jakarta, Kamis (18/2/2021).

Dia menuturkan, GPK-PD telah membaca syarat melaksanakan kongres luas biasa (KLB) dalam Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD-ART), yaitu harus mendapatkan persetujuan Ketua Majelis Tinggi Partai, yakni SBY.

"Sebagai bentuk kewaspadaan kami, para pelaku GPK-PD telah membaca AD-ART yang telah kami sepakati bersama dan telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM serta didaftarkan dalam Lembaran Negara, bahwa syarat untuk dilaksanakannya KLB harus mendapatkan persetujuan Ketua MTP," tuturnya.

Editor : Nani Suherni