Kabar Baik untuk Suami Istri di NTB, RSUD Mataram Rintis Program Bayi Tabung

Antara ยท Kamis, 13 Januari 2022 - 14:46:00 WIB
Kabar Baik untuk Suami Istri di NTB, RSUD Mataram Rintis Program Bayi Tabung
Program bayi tabung menjadi salah satu solusi bagi pasangan yang susah mendapatan buah hati. (Foto: Ist)

MATARAM, iNews.id – Kabar baik menghampiri pasangan suami istri di Nusa Tenggara Barat yang belum memiliki keturunan. Rumah Sakit Umum Daerah Kota Mataram, merintis program layanan bayi tabung.

Direktur Utama RSUD Kota Mataram, Ni Ketut Eka Nurhayati mengatakan program layanan bayi tabung ini sebenarnya sudah disiapkan sejak akhir 2017.

"Bahkan, sudah punya berbagai peralatan dan laboratorium inseminasi di lantai lima gedung Graha Mentaram. Tapi, akibat gempa bumi yang terjadi pada Agustus 2018, semua hancur," katanya, Kamis (13/1/2022).

Terkait dengan itu, pihaknya kemudian kembali merintis dan membuka layanan yang sudah ditunggu banyak pasangan sumi istri.

Saat ini pihaknya masih mencari tempat yang memenuhi syarat untuk laboratorium inseminasi di sekitar areal rumah sakit. Pascagempa bumi, lantai lima Graha Mentaram yang berada di bagian selatan gedung RSUD Kota Mataram tidak ditempati lagi.

"Laboratorium inseminasi ini harus dekat dengan ruang operasi dan ICU, sehingga kita tidak bisa mencari lahan di luar areal rumah sakit," ujar Eka.

Menurutnya, kebutuhan anggaran untuk membuka layanan program bayi tabung adalah sekitar Rp5miliar. Dana itu hanya untuk penyiapan laboratorium inseminasi.

"Belum termasuk pelatihan tenaga ahli dan penyiapan alat-alat. Tapi, sebagian alat yang rusak akibat gempa bumi sudah diperbaiki dan masih bisa digunakan, tinggal kita tambah yang kurang-kurang saja," ujarnya.

Menurut Eka, layanan bayi tabung di Mataram dan NTB secara umum sangat potensial. Puluhan pasangan suami istri disebut sudah ada di daftar tunggu.

"Karena layanan bayi tabung di sini belum ada, saya sudah banyak merujuk pasangan suami istri untuk program bayi tabung ke berbagai daerah, seperti ke Bali, Surabaya dan Bandung," kata Eka.

Dia berharap program bayi tabung di RSUD Kota Mataram bisa segera lancar dibuka. Sehingga akan menjadi layanan pertama serta satu-satunya di NTB.

"Kalau terkait dengan harga, layanan bayi tabung sekitar Rp50 juta. Tinggi memang, karena obat-obatannya impor dan mahal," kata Eka.

Editor : Reza Fajri

Bagikan Artikel: