Lapak PKL Terdampak Banjir Rob di Mataram Akan Dievakuasi

Antara · Jumat, 04 Juni 2021 - 16:50:00 WIB
Lapak PKL Terdampak Banjir Rob di Mataram Akan Dievakuasi
Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram Nizar Denny Cahyadi (Foto: Antara)

MATARAM, iNews.id - Dinas Pariwisata Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, segera mengevakuasi sejumlah lapak pedagang kaki lima (PKL) di objek wisata Taman Loang Baloq. Sejumlah lapak tersebut tertimbun pasir akibat banjir rob.

"Lapak PKL yang tertimbun akibat banjir rob pada Rabu (26/5) ada tiga unit, sementara tujuh unit lainnya sudah kami angkat sehari setelah banjir rob karena kondisinya masih memungkinkan," kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram Nizar Denny Cahyadi, Jumat (4/6/2021).

Hal itu disampaikan Denny saat ditemui di objek Wisata Loang Baloq bersama Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram Mahfuddin Noor dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram, untuk melihat dampak banjir rob di kawasan tersebut.

Khusus untuk tiga lapak yang tertimbun, katanya, saat itu belum bisa dievakuasi karena kekurangan tenaga dan peralatan. Untuk itu, evakuasi akan kami lakukan setelah proses pembersihan tumpukan sampah diselesaikan dua hari ke depan.

"Tiga lapak itu akan kami pindah ke tempat yang lebih aman dari gelombang pasang, begitu juga dengan sejumlah lapak di sekitarnya akan kami carikan lokasi lain," katanya.

Lokasi yang ditempati PKL saat ini merupakan bagian Taman Loang Baloq yang akan direvitalisasi secara menyeluruh. Lebih jauh, dalam perencanaan kegiatan revitalisasi objek wisata Taman Loang Baloq dengan anggaran Rp11,7 miliar, akan dibangun tanggul penahan gelombang serta sumur resapan sebagai antisipasi dampak banjir rob ke depan.

"Jadi tidak ada masalah, banjir rob yang melanda kawasan objek wisata Taman Loang Baloq tidak mempengaruhi rencana kegiatan revitalisasi. Proses persiapan tetap berjalan, bahkan kami targetkan akan tender pada 10 Juni 2021," katanya.

Editor : Nani Suherni

Halaman : 1 2