Mahasiswa yang Teriak-Teriak ke Mensos Risma saat Demo di Lombok Timur Minta Maaf

Nani Suherni · Sabtu, 16 Oktober 2021 - 19:05:00 WIB
Mahasiswa yang Teriak-Teriak ke Mensos Risma saat Demo di Lombok Timur Minta Maaf
Mensos Risma saat marah-marah sambil menunjuk-nunjuk aktivis dan mahasiswa di Lombok Timur, NTB. (Foto: iNews/Ramli Nurawang)

JAKARTA, iNews.id - Mahasiswa yang berteriak-teriak kepada Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini di Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), meminta maaf. Namun, dia tetap meminta kepada mantan wali kota Surabaya itu menindaklanjuti tuntutan mahasiswa saat demo bebeberapa waktu lalu.

Mahasiswa bernama Rohman Rofiki itu meminta maaf kepada Mensos Risma atas kejadian saat demo di Lombok Timur, Rabu, 13 Oktober lalu. Saat itu, Ketua Aliansi Pemuda dan Mahasiswa di Lombok Timur dan temannya berteriak-teriak kepada Risma soal penyaluran bantuan sosial (bansos). Video itu akhirnya viral di media sosial.

"Atas kejadian kemain, saya meminta maaf terhadap berbagai pihak, terutama kepada Ibu Risma yang datang ke Lombok Timur. Selanjutnya kami harap Ibu Risma akan memperjuangkan apa-apa yang kami suarakan kemarin," kata Rohman dalam video yang dikutip dari YouTube resmi Linjamsos Kemensos, Sabtu (16/10/2021).

Sebelumnya video Mensos Risma marah-marah saat kunjungan kerja di Lombok Timur,  Rabu (13/10/2021). Kericuhan terjadi setelah dua aktivis menyusup di lokasi penyambutan kedatangan Mensos Risma di Desa Tete Batu Selatan, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, Rabu (13/10/2021). Mereka menyampaikan protes tentang penyaluran bantuan sosial (bansos).

Mahasiswa itu memprotes keterlibatan oknum kepala desa dan tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) yang diduga terlibat menjadi supplier dalam penyaluran bansos. Aksi mahasiswa dan aktivis ini sempat memicu kericuhan.

"Sebentar kamu jangan fitnah aku ya. Dengerin, kamu berhak ngomong saya juga berhak ngomong. Sekarang mana datamu, kalau kamu mau memperjuangkan," kata Risma sambil menunjuk kedua aktivis dan mahasiswa tersebut.

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: