Pemkot Mataram Berupaya Menggempur Peredaran Rokok Ilegal

syarif wibowo ยท Senin, 22 November 2021 - 16:49:00 WIB
Pemkot Mataram Berupaya Menggempur Peredaran Rokok Ilegal
Dinas Perdagangan Kota Mataram Mukhlisan selaku Kepala bidang Pengembangan Dinas Perdagangan Kota Mataram memberikan keterangan terkait upaya-upaya yang dilakukan dalam mencegah peredaran rokok ilegal.

MATARAM NTB, iNews.id - Berbagai upaya dilakukan oleh  pemerintah Kota Mataram dalam menggempur peredaran rokok ilegal di wilayah Kota Mataram. Melalui program pemerintah Gempur Rokok Ilegal, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Mataram yang mempunyai keterkaitan terus melakukan berbagai cara guna mencegah beredarnya rokok ilegal.

Adapun upaya yang dilakukan oleh pemkot melalui OPD nya mulai dari penyuluhan ataupun sosialisasi kepada seluruh mata rantai rokok ilegal sampai ke sistem penindakan bagi perusahaan yang melakukannya.

Dinas Perdagangan Kota Mataram Mukhlisan selaku Kepala Bidang Pengembangan Dinas Perdagangan Kota Mataram  memberikan keterangan terkait upaya-upaya yang dilakukan dalam mencegah peredaran rokok ilegal.

Dalam keterangannya Mukhlisan menjelaskan, bahwa sampai dengan saat ini terus melakukan langkah sosialisasi bersama OPD terkait lainnya dalam memberikan informasi ataupun penyuluhan kepada seluruh mata rantai rokok ilegal terutama kepada pemilik usaha bidang distributor ataupun kepada pedagang ritel dan bahkan kepada konsumen langsung.

"Jadi tugas utama kami sendiri dari Dinas Perdagangan Kota Mataram adalah sosialisasi, yang mana sosialisasi ini sendiri dilakukan oleh masing-masing bidang yang ada Dinas Perdagangan salah satunya bidang kami sendiri," jelas Mukhlisan.

Adapun sasaran sosialisasi khusus di bidang pengembangan perdagangan dalam negeri yaitu masyarakat Pedagang ritel serta paguyuban nya dengan tujuan masyarakat ataupun penjual mengetahui bagaimana rokok ilegal, kerugian untuk daerah apa, serta diharapkan untuk berani mengambil tindakan bila menemukan atau ditawarkan rokok ilegal dengan cara minimal menolak atau melaporkan.

"Dengan sosialisasi yang kami berikan diharapkan kepada masyarakat seperti pengecer untuk berani menolak atau segera melaporkan bila menemukan rokok ilegal tersebut," ucapnya.

Hal senada juga di sampaikan oleh Sri Wahyunida selaku Kepala bidang Bapokting Dinas Perdagangan Kota Mataram bahwa tujuan sosialisasi yang diberikan kepada masyarakat agar mengerti dan mengetahui tentang rokok ilegal serta bagaimana solusinya agar produk rokok ataupun tembakau yarokok. jual itu bisa terdaftar dan mempunyai ijin edar.

"Kami melihat bahwa kebanyakan masyarakat atau pedagang itu belum mengerti cara membuat legalitas dari barang yang dijual dalam hal ini rokok. Masyarakat berfikir bahwa mengurus legalitas tersebut sulit," kata Sri.

Dalam sosialisasi itu sendiri juga memberikan pendampingan Kepada pedagang, baik distributor ataupun ritel untuk mengurus legalitas dari rokok yang belum mempunyai legalitas, disamping sosialisasi lansung juga membuka konsultasi seputar ijin perdagangan baik di kantor melalui medsos dinas perdagangan Kota Mataram.

"Sosialisasi yang di selenggarakan oleh bidang Bapokting ini sendiri sasarannya kepada pedagang baik ritel maupun distributor, serta memberikan saran dengan memberi tahukan bagaimana mengurus legalitas dari rokok yang belum mempunyai cukai (ilegal) sekaligus menyiapkan pelayanan konsultasi baik langsung maupun call center kami," tutupnya.

Sementara itu  Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Mataram  Dimas Pratama menyampaikan bahwa langkah masif yang kami lakukan adalah sosialisasi secara persuasif kepada masyarakat umum, produsen, distributor serta ritel dengan cara bersinergi dengan pemerintah baik provinsi maupun kabupaten kota.

"Kami dari Bea Cukai banyak melakukan kerjasama dengan pemerintah dalam melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat," jelasnya.

Sosialisasi ini sendiri dilakukan secara tatap muka maupun non tatap muka seperti pemasangan spanduk, baliho ataupun videotron, sedangkan tatap muka bisa dilakukan di kecamatan,  pasar, atau tempat - tempat yang telah kita siapkan. Disamping itu kami juga melakukan tindakan terhadap pengusaha yang kedapatan menjual rokok yang kita kategorikan ilegal.

"Dikatakan rokok ilegal, bila rokok yang dijual tersebut belum mempunyai pita cukai,  rokok tersebut berpita cukai palsu atau pita cukai yang peruntukannya tidak pada jenis barang tersebut," pungkasnya.

Pada 2021 telah melakukan 11 kali operasi pasar di Kota Mataram dengan 258 penindakan dan barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak tujuh ribuan batang  atau sekitar 180 ribu gram tembakau yang tidak mempunyai pita cukai.

"Dalam operasi pasar dan penindakan kami , tetap melibatkan pemerintah kota mataram baik itu Pol-PP, dinas perdagangan, Dinas UKM dan instansi-intansi lain yang terkait. CM

Editor : Syarif Wibowo

Bagikan Artikel: