get app
inews
Aa Text
Read Next : Gunung Semeru Meletus, Muntahkan Abu Vulkanis Setinggi 900 Meter

Polda Jatim Terbang ke Lombok Timur, Temui Keluarga Penendang Sesajen di Gunung Semeru

Selasa, 11 Januari 2022 - 15:29:00 WIB
Polda Jatim Terbang ke Lombok Timur, Temui Keluarga Penendang Sesajen di Gunung Semeru
Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto. (Foto: Antara).

MATARAM, iNews.id - Aparat Kepolisian Daerah Jawa Timur menjumpai keluarga penendang sesajen di lokasi bencana Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang. Diketahui, Polda Jatim terbang ke Lombok Timur untuk menemui mereka.

"Jadi, kami dari Polda NTB sifatnya membantu, 'back-up' dan Polda Jatim sudah menjumpai pihak keluarga (penendang sesajen) di Lombok Timur," ucap Kepala Bidang Humas Polda NTB Komisaris Besar Polisi Artanto, Selasa (11/1/2022).

Dalam pertemuannya, pihak kepolisian mendapat klarifikasi dari pihak keluarga pria yang belakangan identitasnya terungkap dengan inisial F tersebut.

"Pihak keluarga sudah menyatakan bahwa F ini memang betul dari keluarga mereka," ujarnya.

Dari keterangan pihak keluarganya, F orang berpendidikan yang saat ini sedang menempuh program pendidikan sarjana di Yogyakarta.

"Jadi F ini lulusan Madrasah Tsanawiyah di Lombok Timur dan lanjut Madrasah Aliyah di Yogyakarta. Sekarang sedang sekolah S1 di salah satu universitas di Yogyakarta," ucapnya.

Lebih lanjut, Artanto menegaskan bahwa Polda NTB dalam persoalan ini hanya menindaklanjuti hasil koordinasi Polda Jatim. Karena itu, persoalan tersebut kini berada di bawah kewenangan Polda Jatim.

Sebelumnya, F viral di media sosial dengan aksinya dalam sebuah unggahan video sedang memakai rompi hitam dan berkomentar soal sesajen yang ada di kawasan Gunung Semeru. Dalam video tersebut, ia terlihat membuang dan menendang sesajen yang ada di hadapannya.

Tak disangka, video tersebut telah menimbulkan banyak reaksi masyarakat. Salah satunya, muncul dari putri sulung Presiden Ke-4 Abdurrahman Wahid, Alissa Wahid, dalam Twitternya @AlissaWahid.

Dia mencuitkan, "mempersilakan kalau ada masyarakat yang yakin dengan sesajen itu tidak boleh. Tapi, memaksakan keyakinan tersebut kepada yang meyakini itu tidak boleh."

"Repot memang ketemu yang model-model begini. Susah banget memahami bahwa dunia bukan milik kelompoknya saja," cuitnya.

Begitu juga ungkapan kecewa datang dari Bupati Lumajang Thoriqul Haq. Menurut dia, pria tersebut bukan mengurus tugasnya dan malah melanggar nilai-nilai yang ada di masyarakat lokal sekitar Gunung Semeru.

Editor: Nani Suherni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut