get app
inews
Aa Text
Read Next : Hadiah 10 Juta Tak Kunjung Cair, Mahasiswi di Muba Juara Liga Dangdut Lapor Polisi  

Polda NTB Telusuri Penipuan Minyak Goreng Murah di Medsos, Korban Rugi Ratusan Juta

Senin, 25 April 2022 - 18:52:00 WIB
Polda NTB Telusuri Penipuan Minyak Goreng Murah di Medsos, Korban Rugi Ratusan Juta
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto. (Foto: Antara)

MATARAM, iNews.id - Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) menelusuri dugaan penipuan dengan modus penjualan minyak goreng murah dalam bentuk kemasan via media sosial. Hal ini berdasarkan adanya laporan sekelompok warga yang mengaku menjadi korban penipuan dari modus penjualan daring tersebut.

"Laporannya penjualan dilakukan melalui media sosial. Kabarnya minyak goreng kemasan dijual murah," ujar Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto di Mataram, Senin (25/4/2022).

Perihal dugaan tersebut, dia memastikan pihaknya kini sedang menelaah laporan warga. Pemilik akun yang diduga telah menerima uang pesanan pembelian juga masuk dalam rangkaian pendalaman.

"Nanti kalau sudah selesai telaah laporannya, para pihak akan kami minta klarifikasi untuk melihat unsur pelanggaran pidana-nya," katanya.

Menurutnya, laporan sekelompok warga yang merasa menjadi korban penipuan dari penjualan minyak goreng murah itu masuk ke Polda NTB pada Jumat (22/4/2022).

Mereka melaporkan perempuan asal Pohgading, Kabupaten Lombok Timur berinisial SPU (35). Dia diduga melakukan penipuan penjualan minyak goreng kemasan murah via media sosial.

Seorang pelapor, Winda mengaku ada 45 orang yang menjadi korban penipuan. Uang yang sudah diserahkan ke terlapor bervariasi, mulai dari Rp4 juta hingga ratusan juta.

"Saya sendiri menyerahkan uang sampai Rp122 jutaan," kata Winda.

Mereka melaporkan ke polisi karena tidak kunjung menerima barang pesanan. Winda bersama korban lainnya mengaku pernah menelusuri alamat rumah SPU di Kota Mataram. Namun demikian, SPU mengaku tidak memiliki barang tersebut sesuai yang dipasarkan melalui media sosial.

"Maka dari itu kami melapor agar uang kembali," ucapnya.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut