get app
inews
Aa Text
Read Next : Deretan Pelanggaran Eks Kapolres Bima Kota, Narkoba hingga Penyimpangan Seksual

Profil dan Biodata AKBP Didik, Eks Kapolres Bima Kota yang Dipecat Kasus Narkoba

Kamis, 19 Februari 2026 - 21:09:00 WIB
Profil dan Biodata AKBP Didik, Eks Kapolres Bima Kota yang Dipecat Kasus Narkoba
Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro saat bertugas sebelum dipecat dari Polri buntut kasus narkoba. (Foto: IG)

JAKARTA, iNews.id - Profil dan biodata AKBP Didik Putra Kuncoro, mantan Kapolres Bima Kota yang diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) alias dipecat dari keanggotaan Polri buntut keterlibatannya dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkotika. Pemecatan itu diputuskan Majelis Hakim Sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) Polri.

"Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) sebagai anggota Polri," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko di Gedung TNCC Polri, Jakarta Selatan, Kamis (19/2/2026). 

Trunoyudo menyebut, setelah mendengar hal tersebut, AKBP Didik menyatakan menerima putusan tersebuf. "Putusan tersebut pelanggar di hadapan ketua dan anggota komisi menyatakan menerima," ujarnya. 

AKBP Didik telah ditetapkan sebagai tersangka. Ia diduga terlibat dalam kasus dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkoba. Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menyita sebuah koper berwarna putih berisikan berbagai jenis narkotika yang diduga milik dari AKBP Didik Putra Kuncoro. Barang haram itu disita di rumah seorang Polisi Wanita (Polwan) bernama Aipda Dianita yang berada di kawasan Karawaci, Tangerang, Banten. 

Pada koper itu ditemui barang bukti narkoba berupa sabu seberat 16,3 gram, ekstasi 49 butir dan 2 butir sisa pakai (23,5 gr), Alprazolam 19 butir, Happy Five 2 butir dan ketamin 5 gr.

Profil dan Biodata AKBP Didik Putra Kuncoro

AKBP Didik Putra Kuncoro lahir di Kediri, Jawa Timur, pada 30 Maret 1979. Dia merupakan anak keempat dari lima bersaudara, putra pasangan Moersidi, seorang guru, dan Sri Darmiyati.

Didik tumbuh dalam keluarga sederhana yang menanamkan nilai kerja keras dan kejujuran. Semasa remaja, dia aktif di organisasi sekolah seperti OSIS dan Pramuka.

Dia kemudian lolos seleksi Akademi Kepolisian (Akpol) pada 2001 dan lulus pada 2004 dengan nama Batalyon Tatag Trawang Tungga. Penugasan pertamanya ditempatkan di Polda Gorontalo.

Setelah 2 tahun, dia dipindahkan ke Polda Metro Jaya. Di sana, dia pernah menjabat sebagai Kaurbinopsnal Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan hingga Wakapolres Tangerang Selatan.

Pada 2020, dia ditugaskan ke Polda NTB. Sejumlah jabatan strategis pernah diembannya, antara lain Kasubdit I Ditreskrimum Polda NTB, Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda NTB, serta Kasubdit III Ditresnarkoba Polda NTB.

Kariernya terus menanjak hingga dipercaya menjadi Kapolres Lombok Utara pada 20 Juli 2023. Pada Januari 2025, dia resmi menjabat sebagai Kapolres Bima Kota.

Kasus yang kini menjeratnya menjadi perhatian serius publik. Dugaan keterlibatan aparat dalam perkara narkoba dinilai dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri, khususnya di wilayah NTB.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut