Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan Divonis 6 Bulan Penjara, Kasus Dermaga Tanpa Izin

Antara ยท Jumat, 23 September 2022 - 18:44:00 WIB
Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan Divonis 6 Bulan Penjara, Kasus Dermaga Tanpa Izin
Kepala Seksi Pidum Kejari Bima Ibrahim Khalik. (ANTARA/HO-Kejari Bima)

MATARAM, iNews.id - Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan divonis hukuman 6 bulan penjara dan denda Rp1 miliar subsider 1 bulan kurungan. Vonis tersebut dijatuhkan Hakim Kasasi Mahkamah Agung terkait perkara proyek pembangunan Jetty atau dermaga tanpa izin.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Bima Ibrahim Khalik saat dikonfirmasi membenarkan perihal putusan kasasi tersebut.

"Iya, putusan pidana 6 bulan penjara dan denda Rp1 miliar sesuai dengan petikan kasasi yang kami terima pada tanggal 21 September kemarin," ujar Ibrahim, Jumat (23/9/2022). 

Sesuai dengan data dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Raba Bima, putusan perkara nomor 2751 K/Pid. Sus/2022 tanggal 29 Juni 2022 itu menyatakan terdakwa Feri Sofiyan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana tanpa memiliki izin dokumen sah.

Hakim dalam amar putusan turut mengabulkan permohonan kasasi jaksa penuntut umum pada Kejaksaan Negeri Bima dan membatalkan Putusan Pengadilan Tinggi Mataram Nomor 149/PID.SUS/2021/PT MTR tanggal 30 Desember 2021.

Putusan Pengadilan di tingkat banding tersebut membatalkan Putusan Pengadilan Negeri Raba Bima Nomor 187/Pid.Sus/2021/PN Rbi tanggal 17 November 2021.

Hakim ditingkat banding dalam amar putusan menyatakan, melepaskan terdakwa dari segala tuntutan hukum (ontslag van rechtsvervolging) serta memulihkan segala hak terdakwa dalam kedudukan harkat serta martabatnya.

Pada pengadilan tingkat pertama di Pengadilan Negeri Raba Bima, Hakim menjatuhkan vonis hukuman terhadap Feri Sofiyan dengan hukuman 1 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 1 bulan kurungan.

Majelis Hakim pengadilan tingkat pertama menilai terdakwa terbukti bersalah atas kasus pembangunan Jetty di Lingkungan Bonto, Kelurahan Kolo, Kecamatan Asakota.

Ibrahim mengatakan, telah meneruskan petikan putusan kasasi tersebut kepada terdakwa bersama dengan surat panggilan eksekusi putusan.

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: