Kawasan wisata berbahaya di Indonesia patut diwaspadai jika ingin berkunjung ke lokasi tersebut. (Foto: kemlu.go.id).
Azizah Refifa Aqsha

NTB, iNews.id - Kawasan wisata berbahaya di Indonesia patut diwaspadai jika ingin berkunjung ke lokasi tersebut. Meskipun Indonesia terkenal dengan surganya wisata karena keindahan alamnya yang menakjubkan, ternyata ada beberapa kawasan wisata yang cukup berbahaya untuk dikunjungi.

Kawasan wisata ini dianggap berbahaya karena beberapa faktor, seperti fenomena alam hingga hewan-hewan berbahaya yang menghuni kawasan tersebut. 

Wisatawan tetap aman berkunjung selama mematuhi aturan atau memperhatikan larangan yang telah ditetapkan petugas.

Berikut deretan kawasan wisata berbahaya di Indonesia: 

1. Gunung Sinabung, Sumatera Utara

Merupakan gunung berapi aktif yang terletak di dataran tinggi Karo, Sumatera Utara. Objek wisata ini dianggap berbahaya karena Gunung Sinabung sering kali erupsi.

Gunung Sinabung tercatat meletus sejak 1600. Pada 3 Januari 2021, Gunung ini juga meletus dengan kolam abu setinggi 500 meter. Kemudian pada awal Maret 2021 kembali terjadi erupsi dengan kolam abu diatas 5.000 meter.

Pendaki yang datang ke kawasan Gunung Sinabung diimbau untuk selalu berhati-hati dan mempersiapkan diri jika sewaktu-waktu terjadi letusan gunung berapi.

Wisatawan tetap aman berkunjung selama mematuhi aturan atau memperhatikan larangan yang telah ditetapkan petugas.

2. Pulau Ular, Nusa Tenggara Barat

Terletak di Desa Pai, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Pulau ular berjarak 500 meter dari bibir pantai dan memiliki luas 800 meter persegi. 

Sesuai dengan namanya pulau ini dihuni banyak ular laut. Spesienya juga bermacam-macam, seperti Laticauda, Colubrina dan lainnya.

Sehingga kawasan wisata ini berbahaya bagi wisatawan yang ingin mengunjunginya. Bagi yang ingin melihat pulau ular dari dekat biasanya para pengunjung akan ditemani oleh pawang ular.

3. Pulau Manyaifun, Papua

Raja Ampat sudah tidak diragukan lagi akan keindahan lautnya. Namun, ternyata di Raja Ampat tepatnya di Pulau Manyaifun yang menjadi salah satu spot snorkeling berbahaya di Indonesia. 

Pulau ini menjadi habitat hewan buas, seperti buaya dan hiu. Bahkan pada 2016 pernah terjadi kecelakaan terhadap turis asing yang berasal dari Rusia. 

Turis ini ditemukan tewas dan diduga diterkam oleh buaya karena petugas penyelamat melihat seekor buaya air asin ketika menemukan jasad turis tersebut.

4. Pulau Banyak, Nanggroe Aceh Darussalam

Terletak di Kecamatan Kepulauan Banyak, Kabupaten Aceh Singkil. Pulau ini dianggap menjadi kawasan wisata berbahaya di Indonesia. Di pulau ini terdapat beberapa lokasi yang masih dihuni oleh buaya air payau.

Selain itu, di pulau ini pernah terjadi kasus menghilangnya dua turis luar negeri ketika berwisata ke tempat tersebut. Banyak orang yang mempercayai hilangnya dua turis ini karena dimakan buaya air payau.

5. Pantai Selatan Jawa, Pulau Jawa

Merupakan salah satu objek wisata yang populer di pulau Jawa. Banyak sekali kawasan pantainya yang dijadikan spot wisata untuk umum. 

Meski sudah menjadi objek wisata cukup terkenal, Pantai Selatan banyak memakan korban setiap tahunnya. Penyebabnya karena ombak Pantai Jawa yang besar dan mematikan. 

6. Kawah Ijen, Banyuwangi

Kawah Ijen memiliki fenomena alam yang unik. Kawahnya berwarna hijau dan ketika bara api biru muncul di puncak gunung membuat siapa saja yang menyaksikannya akan terpesona akan keindahan fenomena alam di kawah ijen.

Namun, siapa sangka di balik keindahan dari fenomena yang disebut blue fire ini menjadikan kawah ijen sebagai objek wisata berbahaya. Kawah ijen memiliki kandungan asam paling tinggi di dunia.

Itulah deretan kawasan wisata berbahaya di Indonesia. Sikap waspada sangat diperlukan ketika berkunjung ke tempat wisata tersebut.


Editor : Kurnia Illahi

BERITA TERKAIT