Sebelumnya, aparat TNI dan Polri sempat menghentikan aktivitas mendulang emas karena tidak memiliki izin serta berpotensi merusak lingkungan. Namun, jumlah warga yang datang justru semakin banyak, termasuk dari luar wilayah Lombok Tengah.
Bhabinkamtibmas Desa Serage, Aipda Indra Jaya Kusuma menuturkan, aparat tetap melakukan penjagaan di sekitar lokasi untuk memastikan aktivitas tidak semakin meluas.
"Kami hanya bisa megimbau untuk menghentikan kegiatannya karena kami khawatir dengan kegiatan mereka ini akan menimbulkan kerusakan alam sehingga menyebabkan tanah longsor dan banjir," ujar Aipda Indra.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait