Keraton Yogyakarta (Foto: Antara/Hendra Nurdiyansyah)
Penggunaan bahan ini dilakukan karena mengandung titanium yang merupakan jenis logam yang memiliki kandungan yang hebat. Selain itu batu batuan dari langit tersebut memiliki kekuatan alam yang luar biasa yang telah terbakar di atmosfir ketika memasuki bumi.

"Para empu jaman dulu suka melekan (tirakatan) dan banyak melihat langit, di saat ada batu meteor jatuh maka mereka memburunya pencarian melalui metode penyelarasan dengan alam/ transformasi alam. Metode meditasi atau lelaku bagi para empu di Jawa adalah suatu metode konvensional untuk mendeteksi dan memilih logam,” ujar Benny Hatmantoro, senior perkerisan dari Forum Bawa Rasa Tosan Aji Soedjatmoko Surakarta dikutip dari rizanoanders.staff.unja.ac.id.

Saat ini Tombak Kiai Pleret dan Kanjeng Kiai Baru Klinting masih tersimpan di dalam Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.


Editor : Nani Suherni

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network