Saat ditemukan, bara api masih terlihat di sekitar tubuh korban. Warga bersama saksi kemudian berupaya memadamkan api menggunakan air.
“Sekitar pukul 14.00 Wita, cucu korban sempat melihat api cukup besar di lokasi perkebunan, namun tidak mengetahui bahwa neneknya berada di lokasi tersebut,” ucapnya.
Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan awal. Dari sekitar TKP, petugas menemukan sejumlah barang, di antaranya satu buah golok dan satu botol minuman berenergi.
Meski demikian, polisi belum menyimpulkan keterkaitan kedua barang tersebut dengan kematian korban. Penyidik masih mengumpulkan bukti dan keterangan untuk mengetahui rangkaian kejadian sebenarnya.
“Kami kemudian langsung mendatangi lokasi setelah mendapatkan informasi. Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, ditemukan sejumlah barang berupa satu buah golok dan satu botol minuman berenergi,” ucapnya.
Hingga kini, penyebab dan waktu pasti kematian M belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan serta berkoordinasi dengan keluarga untuk pemeriksaan lebih lanjut terhadap jenazah.
“Untuk memastikan penyebab kematian, kami masih melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan pihak keluarga terkait rencana pemeriksaan lebih lanjut terhadap jenazah,” katanya.
Polresta Lombok Tengah memastikan penyelidikan dilakukan berdasarkan temuan di lokasi dan hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas. Polisi masih mendalami seluruh informasi untuk mengungkap penyebab kematian korban secara utuh.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait