Aktivitas Sekolah Tatap Muka di Mataram Akan Ditutup jika Ditemukan Kasus Covid-19

Antara · Jumat, 30 April 2021 - 15:31:00 WIB
Aktivitas Sekolah Tatap Muka di Mataram Akan Ditutup jika Ditemukan Kasus Covid-19
kegiatan belajar tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan di salah satu madrasah ibtidaiah swasta di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. (Foto: Antara/HO)

MATARAM, iNews.id - Aktivitas sekolah tatap muka di Kota Mataram akan ditutup jika ditemukan kasus Covid-19. Hal ini sebagai komitmen Dinas Pendidikan Kota Mataram mencegah penularan Covid-19. 

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram Lalu Fatwir Uzali mengatakan hal itu sebagai tanggung jawab dinas dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

"Sejak kegiatan belajar tatap muka secara non-formal dimulai sekitar akhir Februari 2021, kami sudah menutup sekitar tiga sekolah dasar (SD). Itu rata-rata karena ada gurunya yang positif Covid-19," katanya.

Tiga SD yang pernah ditutup atau lockdown karena ada kasus guru terpapar Covid-19, antara lain SDN 10 dan SDN 7 Mataram terjadi pada Bulan Februari dan Maret. Kalau untuk tingkat SMP sejauh ini belum ada.

"Untuk Bulan April ini, belum ada laporan, baik tingkat SD maupun SMP, yang guru atau siswanya terpapar Covid-19," katanya.

Menurutnya, penutupan sementara aktivitas belajar ketika ada kasus positif Covid-19, dilakukan maksimal selama dua minggu dan minimal satu minggu agar orang tua tidak khawatir.

"Selama penutupan, tidak ada orang tua maupun siswa yang protes. Sebaliknya, mereka lebih nyaman untuk menghindari penularan," katanya.

Ketika proses penutupan, katanya, sekolah langsung dilakukan penyemprotan cairan disinfektan oleh Satgas Covid-19 Kota Mataram.

"Selama lockdown, siswa maupun guru tidak boleh ke sekolah dan tetap belajar online," katanya.

Editor : Nani Suherni

Halaman : 1 2