Hultah ke-87 NWDI, TGB: Jangan Ada Kekerasan Fisik di Pondok Pesantren

Edy Gustan ยท Minggu, 18 September 2022 - 22:54:00 WIB
Hultah ke-87 NWDI, TGB: Jangan Ada Kekerasan Fisik di Pondok Pesantren
Ketua Umum NWDI TGB Dr H Muhammad Zainul Majdi di acara Hultah ke-87 NWDI. (Foto: Edy Gustan)

LOMBOK TIMUR, iNews.id - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) TGB Dr H Muhammad Zainul Majdi mengimbau semua guru di lingkup pondok pesantren dan lembaga pendidikan tidak melakukan kekerasan fisik terhadap santri. 

Selain berpotensi melanggar hukum, tindak kekerasan itu juga menuai fitnah. 

Karena itu, kata TGB, kekerasan fisik harus dicegah dan dihindari untuk menghindari fitnah yang merugikan lembaga pendidikan Islam secara keseluruhan.

“Apa yang terjadi di lembaga pendidikan Islam diharapkan tidak terjadi lagi. Khususnya di lembaga pendidikan NWDI,” kata TGB Zainul Majdi saat ceramah di Hultah ke-87 NWDI di Pancor, Lombok Timur, Minggu (18/9/2022). 

Menurut Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo itu, tindak kekerasan dalam bentuk apa pun tidak dibenarkan. Baginya, ada banyak cara lain yang dapat dilakukan dalam proses pendidikan dan pengajaran. 

Terutama di pondok pesantren maupun madrasah aliyah pada umumnya. 

"Situasi sudah berubah, ada pola yang bisa dilakukan selain melakukan kekerasan fisik. Jangan sampai tindak kekerasan malah menimbulkan fithan dan merugikan kita," ujarnya.

TGB menekankan kepada para guru dan pendidik, untuk lebih mengerti kondisi murid. Lebih mengutamakan komunikasi dari pada melakukan kekerasan. 

Baginya, esensi mahabbah (kecintaan) guru kepada murid dapat diimplementasikan dengan cara meningkatkan semangat murid untuk belajar. "Beda dulu dengan sekarang, kalau ada guru yang menyakiti muridnya, polisi langsung bisa tangkap itu karena unsur pidana," ungkapnya. 

Editor : Kastolani Marzuki

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: