Menko Airlangga Optimistis World Superbike di KEK Mandalika Dorong Eksposur Pariwisata RI

Rina Anggraeni ยท Kamis, 14 Oktober 2021 - 19:51:00 WIB
Menko Airlangga Optimistis World Superbike di KEK Mandalika Dorong Eksposur Pariwisata RI
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto meninjau kesiapan sarana dan prasarana di Mandalika International Street Circuit menjelang event World Superbike (WSBK) Mandalika 2021. (Foto: Istimewa)

LOMBOK TENGAH, iNews.id - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto meninjau kesiapan sarana dan prasarana di Mandalika International Street Circuit menjelang event World Superbike (WSBK) Mandalika 2021. Dia optimistis gelaran WSBK akan memberikan eksposur terhadap pariwisata dalam negeri. 

"Gelaran WSBK di KEK Mandalika tentu saja akan memberikan eksposur yang luar biasa terhadap pariwisata dalam negeri. Ini proyek kedua terbesar setelah Nusa Dua, land bank yang sudah dikuasai ITDC sebesar 1.175 hektare," kata Menko Airlangga.

Sebelumnya Menko Airlangga telah melihat kesiapan infrastruktur di Bandara Internasional Lombok. Proyek pengembangan fasilitas bandara ini termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

Yang dibangun dalam proyek tersebut adalah fasilitas terminal dan landside, termasuk perluasan terminal dan fasilitas penunjangnya, renovasi terminal eksisting, pengembangan fasilitas kargo, dan pembangunan Waving Gallery dan perluasan parkir penumpang. Kemudian, dibangun juga fasilitas Airside yang terdiri atas perpanjangan runway dan pengembangan fasilitas sisi udara (apron dan RET).

"Semoga semua proses renovasi tersebut dapat selesai sebelum penyelenggaraan World Superbike 2021 di Mandalika. Sebab, bandara merupakan salah satu pintu masuk utama bagi semua pihak yang terlibat, termasuk para penonton event megah tersebut. Kapasitas bandara ini bisa menerima 7 juta penumpang per tahun,” ujar Menko Airlangga.

Akses dari Bandara menuju KEK Mandalika juga akan semakin cepat dan nyaman, hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit dengan kesiapan Bypass BIL-Mandalika sepanjang 17,3 kilometer yang pembangunan fisiknya sudah mencapai 97 persen dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat. Selain bypass BIL-Mandalika yang sudah hampir selesai dibangun, jalan Provinsi Kuta-Kruak juga berencana ditingkatkan kapasitasnya.

Sirkuit Mandalika memiliki panjang 4,3 km dengan 17 tikungan, ditambah dengan pemandangan alam perbukitan dan panorama laut biru yang spektakuler. Pembangunan sirkuit tersebut menggunakan teknologi aspal terbaru yakni Stone Mastic Asphalt (SMA) sehingga menjadikannya sebagai salah satu sirkuit yang bisa menawarkan kecepatan 330 km per jam dengan tetap memiliki tingkat keamanan tinggi bagi pembalap.

Sirkuit ini telah siap 100 persen. Saat ini Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) tengah fokus menyelesaikan pembangunan fasilitas pendukung sirkuit, antara lain Pit Building, Paddock, medical facility dan Race Control Building. Pembangunan fasilitas pendukung tersebut ditargetkan akan rampung pada akhir Oktober 2021.

Selain bandara, disiapkan pula Pelabuhan Lembar untuk menjadi pintu akses masuk orang dan barang dari Jawa dan Bali. Pelabuhan Gili Mas disiapkan untuk mendukung aksesibilitas penumpang dari laut baik dengan cruise atau kapal pribadi dan dapat menampung akses kapal besar. PT Pelindo 3 telah sepakat untuk menggabungkan Pelabuhan Lembar dan Gili Mas menjadi satu kepabeanan KEK Mandalika.

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel: