Peserta Tes CPNS di Mataram Wajib Gunakan Masker Dobel

Antara · Senin, 27 September 2021 - 08:14:00 WIB
Peserta Tes CPNS di Mataram Wajib Gunakan Masker Dobel
Ilustrasi tes CPNS 2021 (Foto: Antara)

MATARAM, iNews.id - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengingatkan peserta tes seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) wajib menggunakan masker dobel sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Aturan masker dobel ini sudah diatur oleh pemerintah pusat.

"Selain menggunakan masker medis tiga lapis, peserta tes wajib menggunakan masker kain sebagai masker bagian luar. Penggunaan masker dobel itu sudah aturan dari pemerintah pusat," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram Baiq Nelly Kusumawati, Minggu (26/9/2021).

Dikatakan, kegiatan tes CPNS untuk tes kompetensi seleksi dasar (SKD)  dimulai hari Senin (27/9/2021) pukul 07.30 Wita. Namun demikian, para peserta diminta datang satu jam sebelumnya yakni 06.30 Wita.

Sebelum ujian, para peserta akan melakukan berbagai tahapan pemeriksaan pencegahan Covid-19, agar proses pelaksanaan tes SKD bisa berjalan sesuai protokol kesehatan (prokes) yang ditetapkan.

"Bagi calon peserta tes yang tidak menggunakan masker, kami siapkan tapi itu hanya masker medis. Jadi untuk masker kain kita minta peserta bawa sendiri untuk digunakan di bagian luar," katanya.

Menurutnya, dalam setiap sesi petugas BKPSDM yang disiagakan untuk pemeriksaan peserta tes CPNS agar sesuai prokes sebanyak 15-20 orang.

Pemeriksaan pencegahan Covid-19 yang dilaksanakan antara lain, pemeriksaan suhu tubuh, penggunaan masker, mengarahkan peserta mencuci tangan, dan menggunakan hand sanitizer.

Selanjutnya, tim juga melakukan pemeriksaan administrasi di antaranya registrasi nomor ujian peserta dan pemeriksaan terhadap hasil tes usap antigen Covid-19.

"Jika ada yang reaktif atau positif, mereka tidak kita izinkan ikut tes SKD. Mereka akan kita laporkan ke BKN agar mendapat jadwal tes susulan," katanya.

Editor : Nani Suherni

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: