Polisi Tangani Pelecehan 10 Mahasiswi di Mataram, 5 Orang Disetubuhi Demi Skripsi

Antara · Senin, 27 Juni 2022 - 17:45:00 WIB
Polisi Tangani Pelecehan 10 Mahasiswi di Mataram, 5 Orang Disetubuhi Demi Skripsi
Kasubbid Renakta Ditreskrimum Polda NTB AKBP Ni Made Pujawati. (ANTARA/Dhimas BP)

MATARAM, iNews.id - Polda Nusa Tenggara Barat menangani laporan dugaan pelecehan seksual terhadap 10 mahasiswi di Kota Mataram. Lima orang di antaranya diduga disetubuhi terlapor demi bantuan skripsi.

Kepala Subbidang Remaja, Anak dan Wanita (Renakta) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTB AKBP Ni Made Pujawati mengatakan sudah menerima laporan tersebut.

"Iya, laporannya sudah kami tindak lanjuti dan sekarang masih ditangani," ujarnya, Senin (27/6/2022).

Terkait dengan progres penanganan laporan tersebut, Pujawati memilih untuk tidak berkomentar mengingat korban kasus ini perempuan dari kalangan mahasiswi.

Diketahui, kasus dugaan pelecehan seksual 10 mahasiswi datang dari laporan Tim Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Fakultas Hukum Universitas Mataram (Unram).

Direktur BKBH Fakultas Hukum Unram Joko Jumadi mengungkapkan, terlapor yakni pria berusia 65 tahun asal Lombok.

"Sebut saja dia (terlapor) ini Mister X," kata Joko.

BKBH melaporkan perbuatan Mister X ke Polda NTB pada Maret 2022. Dalam laporan, BKBH turut melampirkan penjelasan perihal modus terlapor melakukan pelecehan seksual terhadap korban.

"Mister X ini mengakunya punya power (kekuatan) untuk melobi, membantu korban yang mau masuk perguruan tinggi, dan menyelesaikan skripsi," ujarnya.

Sebagai bayaran jika lulus perguruan tinggi dan skripsi berjalan lancar, terlapor meminta agar korban melayani hasrat seksualnya.

"Jadi dari modus yang dia jalankan itu sudah ada sedikitnya lima mahasiswi yang dia 'tiduri'," ucapnya.

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: