Validasi Calon Penerima Tambahan PKH di NTB Tuntas, 14.000 Gagal Masuk Daftar

Nani Suherni ยท Rabu, 10 Februari 2021 - 09:18:00 WIB
Validasi Calon Penerima Tambahan PKH di NTB Tuntas, 14.000 Gagal Masuk Daftar
Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalilah (Foto: Dok Pemprov NTB)

MATARAM, iNews.id - Pelaksanaan validasi calon Penerima Program Keluarga Harapan (PKH) Kemensos di Kabupaten/Kota Provinsi NTB telah tuntas. Dari data calon Penerima sebanyak 43.471 Kepala Keluarga (KK), ada 14.000 lebih KK yang gagal masuk karena tidak memenuhi persyaratan. 

Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalillah mengatakan  dari data yang tidak memenuhi syarat tersebut, pemprov akan berusaha kembali untuk koordinasi dan Komunikasi dengan Pemerintah Pusat melalui Kemensos, agar kuota yang berkurang dikarenakan data yang tidak memenuhi syarat tersebut bisa diganti dengan calon penerima lainnya. 

"Tentunya sumber data tetap dari DTKS yang ditentukan Kemensos RI, saya sudah perintahkan kadis sosial untuk menjadikan hal ini perhatian khusus" katanya dkkutip dari webiste resmi Pemprov NTB, Rabu (10/2/2021).

Pada kesempatan ini, Wagub mengapresiasi atas telah tuntasnya pelaksanaan validasi calon penerima PKH. Dia menyampaikan terimakasih atas dukungan semua Pihak. Terutama Dinas Sosial Provinsi dan Kabupaten/Kota melalui Pendamping PKH sebagai pilar sosial yang bergelut siang dan malam di lapangan, mulai dari kunjungan rumah warga hingga entry data melalui aplikasi elektronik (e-PKH). Termasuk aparat Kecamatan dan Desa serta Aparat TNI dan Polri melalui Babinsa dan Babinkamtibmasnya di desa desa.

"Harapan saya dari hasil validasi ini, yang sudah diterima dengan status eligible (memenuhi syarat),  Mari menunggu keputusan Kemensos untuk mengolahnya. Sedangkan yang belum memenuhi syarat, mohon untuk bersabar," ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB Ahsanul Khalik S.Sos, MH, menyebutkan Kementerian Sosial RI menurunkan data calon Penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Provinsi NTB. Kuota tambahan calon Keluarga Penerima sebanyak 43.471 Kepala Keluarga. Data tersebut telah  divalidasi Dinas Sosial Kabupaten/Kota melalui Pendamping Sosial PKH sesuai jadwal mulai tanggal 8 Januari sampai 5 Februari 2021.

"Validas telah tuntas, dari data awal calon KPM 43.471 kk, ada 14 ribu lebih KK  yang tidak masuk. Karena tidak memenuhi syarat. Salah satunya karena mampu," katanya.

Editor : Nani Suherni

Halaman : 1 2