Setelah dievakuasi, jenazah korban dibawa ke Puskesmas Terara untuk visum. Namun sekitar pukul 10.00 Wita, keluarga korban meminta jenazah segera dipulangkan untuk dimakamkan.
"Karena kondisi jenazah sudah rusak dan mengeluarkan bau yang menyengat," katanya.
Jenazah korban akhirnya dibawa ke rumah duka di Desa Suradadi, Kecamatan Terara untuk dimakamkan.
Dari hasil visum, ditemukan luka lebam di kepala korban. Diduga akibat benturan benda tumpul saat terseret arus sungai.
"Keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah," ujar Nikolas.
Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait