"Kami menawarkan kepada Assunnah, bahwa Pemda Lotim akan membeli," ucapnya.
"Kalau barang itu (masjid) ada di situ terus, yang ada jadi bom waktu," katanya lagi.
Dia mengharapkan, setelah pertemuan ini semua pihak bisa menahan diri tetap tenang dan menyerahkan kasus ini ke penegak hukum.
Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait