Asesor dari Unesco saat berada di Desa Senaru, Kabupaten Lombok Utara untuk revalidasi status Geopark Rinjani. (foto : ANTARA)
Antara

LOMBOK UTARA, iNews.id- Salah satu desa yang menjadi penyangga Geopark Rinjani adalah Desa Senaru. Tim Unesco mengunjungi desa di Kabupaten Lombok Utara ini untuk revalidasi.

Kepala Desa Senaru Raden Akria Buana mengatakan, kunjungan Tim Asesor Unesco datang ke kebun kopi, rumah adat Senaru dan menemui para pelaku wisata.

Dijelaskan, Pemerintah Desa Senaru, Universitas Mataram (Unram) dan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Rinjani Barat siap bekerja sama mengelola potensi wisata kebun kopi di kawasan tersebut.


"Intinya bersama Bumdes Senaru, kami akan konsisten mengangkat kearifan budaya lokal dan masyarakat Desa adat Senaru," katanya, Selasa (31/5/2022).

Dijelaskan, KPH Rinjani Barat yang memiliki luas areal 230 hektare serta menjadi pintu masuk Taman Nasional Gunung Rinjani melalui jalur Pelawangan Senaru dan Danau Segara Anak. Termasuk juga menjadi pintu masuk second summit Gunung Sangkareang.

Proses evaluasi dan validasi ini berlangsung empat tahun sekali. Wagub NTB Sitti Rohmi Djalilah berharap kegiatan ini berjalan lancar dan status geopark tetap menjadi green card sehingga Rinjani tetap menjadi bagian anggota Unesco Global Geopark.

Tim evaluator yang diterjunkan oleh Unesco berasal dari Jerman dan Austria, yakni Henning Zellmer dan Oliver Gulas Woehri. Selain itu, ada juga tim evaluator dari Unesco Jakarta.

Kawasan Gunung Rinjani, NTB, ditetapkan sebagai anggota baru geopark dunia dalam sidang Unesco Executive Board, Kamis (12/4) pada 2018 di Paris, Prancis.

Gunung Rinjani, masuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR). Kawasan ini mencakup empat wilayah di Pulau Lombok, mulai dari Kabupaten Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Kabupaten Lombok Timur.


Salah satu pesona unggulan TNGR, adalah Danau Segara Anak yang berada pada ketinggian 2.010 meter dari permukaan laut. Danau Segara Anak berada di sebagian Gunung Rinjani yang tingginya mencapai 3.726 meter dari permukaan laut.(*)


Editor : Febrian Putra

BERITA TERKAIT