Fitnah kemudian kembali menyerang pemimpin berikutnya, masa Ali bin Abi Thalib. Dibunuh oleh seorang yang dikenal saleh, rajin salat malam dan penghafal Quran, namanya Abdurahman bin Muljam.
Hanya karena beda pendapat yang bukan rukun agama, kemudian sahabat Nabi Muhamammad dibunuh.
“Hati-hati fitnah menyebar, mudaratnya (keburukannya) tak hanya menyerang orang yang dianggap buruk, tapi juga orang yang baik,” tegasnya.(*)
Editor : Febrian Putra
hentikan fitnah jaga persaudaraan kuliah subuh tgb di sumbawa pengajian tgb pesan tgb tgb ketua oiaa tuan guru bajang (tgb) tgb zainul majdi
Artikel Terkait