Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah kebakaran tersebut. Kendati demikian, kerugian materiil diperkirakan mencapai miliaran rupiah mengingat bernilainya cagar budaya dan barang-barang milik warga yang tidak sempat diselamatkan.
Peristiwa yang mengejutkan warga dan wisatawan itu terjadi pada Sabtu (22/8/2016) malam hari sekitar pukul 22.00 WITA.
Berdasarkan keterangan warga setempat, titik api pertama kali terlihat muncul dari area tengah pemukiman padat rumah adat. Struktur bangunan yang mayoritas terbuat dari kayu, bambu, serta atap ilalang kering membuat kobaran api merambat begitu cepat ke bangunan di sekitarnya.
"Api mulai terlihat dari tengah-tengah permukiman rumah adat sekitar pukul 22.00 WITA, kemudian dengan cepat merambat ke rumah-rumah lainnya," ujar Anton, salah seorang warga sekitar di lokasi kejadian.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait