Intip Seramnya Lokasi Syuting Pengabdi Setan 2: Communion, Bikin Pengunjung Ngeri

Fajar Hendra Jaya ยท Kamis, 18 Agustus 2022 - 14:23:00 WIB
Intip Seramnya Lokasi Syuting Pengabdi Setan 2: Communion, Bikin Pengunjung Ngeri
Communion Bekasi Lokasi Syuting Pengabdi Setan

JAKARTA, iNews.id - Lokasi Syuting Pengabdi Setan 2: Communion, di wilayah Bekasi akhir-akhir ini menjadi trending di kalangan masyarakat. Khususnya masyarakat Jabodetabek yang ramai ingin datang mengunjungi secara langsung , tempat syuting film yang sedang naik daun tersebut.

Film besutan Joko Anwar ini mampu menarik animo masyarakat yang cukup tinggi, padahal film ini saja baru dirilis tanggal 4 Agustus 2022 silam.  Dalam waktu enam hari penayangan di layar lebar, film ini sudah mampu menembus angka 3 juta penonton lebih.

Tentu saja dengan prestasi tersebut, mampu membuat film ini menjadi salah satu deretan film terlaris di Indonesia. Untuk alur cerita yang disajikan memang dikemas apik. Belum lagi efek kejut atau jumpscare serta latar tempat yang disajikan, sangat sukses membuat penonton penasaran dengan film ini.

Film ini dibintangi aktor dan aktris dengan kemampuan akting mumpuni, seperti Tara Basro, Endy Arfian, Bront Palarar, Nasar Annuz, dan Ayu Laksmi. Dengan akting yang cemerlang dari para pemain, mampu membuat penonton terbawa suasana mencekam yang  disajikan film, sehingga penonton tertarik dengan film horor yang satu ini.

Dengan larisnya film ini, tentunya membuat penonton bertanya-tanya, dimana lokasi syuting dari film tersebut. Film ini berlatarkan tempat di sebuah rumah susun (rusun) yang terbengkalai selama 15 tahun di belakang pasar Sumber Arta, Bintara Jaya, Bekasi Barat.

Rusun ini dikenal angker, karena bangunan 15 lantai ini merupakan proyek mangkrak yang belum selesai. Bahkan bangunan ini ditinggalkan begitu saja dan tidak dilanjutkan pembangunannya. 

Dengan suasana yang mencekam, dan sesuai dengan alur cerita, makam Joko Anwar memutuskan untuk mengambil latar tempat syuting di sini. Bangunan terbengkalai itu seolah menjadi objek wisata dadakan yang memacu adrenalin para pengunjung. 

Pengunjung yang datang memiliki alasan beragam, mulai dari penasaran dengan lokasi syuting tersebut yang menyeramkan. Bahkan ada juga yang untuk pembuatan konten di sosial media. 

Pengunjung tidak diizinkan untuk ke lantai atas. Mereka hanya boleh menginjakkan kaki hingga lantai 3 saja. Selebihnya dari lantai 4 hingga ke lantai 15 tidak boleh dikunjungi oleh para wisatawan, demi alasan keselamatan.

Bahkan di lantai 7  rusun ini tidak diperbolehkan untuk ada kegiatan sama sekali. Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) ini merupakan proyek di era mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang mulai dibangun pada tahun 2007, dan mulai tidak berjalan dari tahun 2008 hingga saat ini.

Tujuan pembangunan rusunami itu sebelumnya untuk menyediakan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Namun, program itu gagal dengan menyisakan banyak bangunan rusun yang terbengkalai, dan membuat bangunan ini terlihat seram karena bangunan yang tidak terawat dengan baik.

Editor : Nani Suherni

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: