Mahasiswa yang Bunuh dan Gantung Pacar Dituntut 15 Tahun, Keluarga Korban Kecewa

Antara ยท Selasa, 20 April 2021 - 16:38:00 WIB
Mahasiswa yang Bunuh dan Gantung Pacar Dituntut 15 Tahun, Keluarga Korban Kecewa
Suasana sidang tuntutan perkara pembunuhan dengan terdakwa Rio Prasetya Nanda (kanan) yang duduk di kursi pesakitan berhadapan dengan Majelis Hakim yang dipimpin Hiras Sitanggang di Pengadilan Negeri Mataram, Senin (19/4/2021). (Foto: Antara)

MATARAM, iNews.id - Pemuda di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rio Prasetya Nanda alias Rio (22), yang membunuh dan menggantung pacarnya karena hamil, dituntut 15 tahun penjara. Tuntutan terhadap terdakwa yang berstatus mahasiswa semester akhir itu membuat keluarga korban Linda Novita Sari kecewa.

Keluarga mahasiswi yang menjadi korban pembunuhan itu menyatakan belum puas dengan tuntutan yang diajukan jaksa penuntut umum (JPU). Sebab, hukuman itu dinilai tidak sebanding dengan kekejian Rio pada bulan Juli 2020 lalu.

"Kami pihak keluarga menilai tuntutan tersebut masih ringan, tidak setimpal dengan sadisnya cara Rio membunuh almarhumah," kata Yan Mangandar Putra, kuasa hukum keluarga almarhumah Linda Novita Sari dari Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Universitas Mataram di Mataram, Selasa (20/4/2021).

JPU dalam kasus itu sebelumnya menyampaikan tuntutan untuk terdakwa Rio dengan hukuman penjara 15 tahun ke hadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Mataram yang dipimpin Hiras Sitanggang, Senin (19/4/2021).

Dalam tuntutannya disebutkan, perbuatan terdakwa Rio telah memenuhi unsur pembuktian dalam dakwaan alternatif kedua, yakni Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan.

Selain menghilangkan nyawa orang lain, jaksa turut mempertimbangkan perbuatan terdakwa Rio yang telah membunuh korban dalam keadaan hamil.

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2