Warga Sumbawa Barat Bisa Salat Idul Adha di Lapangan Terbuka

Antara · Kamis, 15 Juli 2021 - 12:34:00 WIB
Warga Sumbawa Barat Bisa Salat Idul Adha di Lapangan Terbuka
Surat Edaran (SE) Bupati Sumbawa Barat nomor : 451.14/1854/Kesra/VII/2021

SUMBAWA BARAT, iNews.id - Warga Kabupaten Sumbawa Barat bisa salat Idul Adha berjemaah di lapangan. Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) telah memberikan izin tersebut dengan menerapkan protokol yang sangat ketat.

Izin tersebut tertuang dalam surat edaran (SE) Bupati Sumbawa Barat nomor : 451.14/1854/Kesra/VII/2021. Pemerintah mengimbau warga agar menghindari kontak langsung antara jemaah baik bersalaman atau berpelukan usai salat Idul Adha

Surat edaran tersebut sesuai dengan SE Menteri Agama  Nomor 15 Tahun 2021 dan SE Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Nomor : 180/07/Kum/tahun 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis Mikro. 

"Pelaksanaan salat Idul Adha 10 Dzulhijjah 1442 Hijriah tingkat kabupaten akan dilaksanakan di lapangan depan Masjid Agung Darussalam KTC, dan dapat diikuti oleh seluruh masyarakat," tulis Bupati KSB dalam SE tertanggal (6 Juli 2021). 

Sedangkan bagi masyarakat di desa-desa di Kecamatan Taliwang dan kecamatan lainnya dapat melaksanakan di lapangan, masjid atau musala masing-masing. 

Meski diizinkan melaksanakan salat Idul Adha di lapangan terbuka, warga harus memperhatikan bahkan harus mengikuti beberapa aturan agar penyebaran Covid-19 tidak terjadi. 

Masyarakat yang melaksanakan salat Idul Adha harus memperhatikan protokol kesehatan seperti jemaah harus membawa sajadah sendiri, wajib menggunakan masker, cuci tangan pakai sabun. Merekajuga harus membawa hand sanitizer serta  dilarang bersalaman dan berpelukan usai salat. 

Di lokasi pelaksanaan salat Idul Adha juga panitia harus menyiapkan tempat cuci tangan, dengan sabun, menyiapkan petugas untuk melakukan dan mengawasi penerapan protokol kesehatan. Sebelumnya panitia juga membersihkan dan menyemprotlan disinfektan di area pelaksanaan salat. 

"Diimbau kepada lansia, anak-anak dan orang dengan sakit bawaan yang berisiko tinggi terhadap Covid-19, untuk melaksanakan salat Idul Adha di rumah saja," ucapnya.

Editor : Nani Suherni

Halaman : 1 2