Tak hanya jumlah korban yang membengkak, temuan baru LPA NTB juga mengarah pada dugaan keterlibatan terduga pelaku baru berinisial M, yang menjabat sebagai guru bela diri sekaligus mantan sopir pimpinan ponpes.
Pihak kepolisian bersama LPA NTB menegaskan akan segera menjadwalkan pemeriksaan terhadap M untuk mendalami sejauh mana keterlibatannya dalam aksi pelecehan terhadap para santri di lingkungan ponpes tersebut.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait