Anggota Brimob dan Istri Lagi Hamil Dianiaya Sekeluarga di Dompu, Perut Diinjak-injak

Edy Gustan ยท Senin, 23 Mei 2022 - 16:11:00 WIB
Anggota Brimob dan Istri Lagi Hamil Dianiaya Sekeluarga di Dompu, Perut Diinjak-injak
Anggota Brimob Briptu Ari Laswadi dan istri yang menjadi korban penganiayaan sekeluarga di Dompu, NTB. (Foto: iNews/Edy Gustan)

DOMPU, iNews.id - Aksi penganiayaan dialami anggota Brimob Briptu Ari Laswadi bersama istri Ratu Devi Yeni di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, Minggu (22/5/2022) malam. Bahkan sang istri yang sedang hamil perutnya diinjak-injak para pelaku yang merupakan satu keluarga asal Desa Doromelo, Kecamatan Manggalewa.

Sementara anggota Brimob Briptu Ari mengalami luka sabetan senjata tajam di kaki kanan hingga tampak tulang. Para pelaku ini masing-masing berinisial MAA, PSS dan AR.

Informasi dirangkum iNews, para pelaku berbekal senjata tajam berupa pedang dan parang mendatangi warung soto milik korban. Mereka kemudian melakukan penganiayaan dan pergi meninggalkan lokasi.

Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat melalui Kasi Humas Ipda Marzuki mengatakan, kejadian penganiayaan bermula ketika Briptu Ari melerai perkelahian antara MAA dengan seorang pemuda Desa Kempo. Saat itu, Briptu Ari sedang berada di konter HP Zidan di wilayah Transad, Desa Doromelo, Manggalewa.

"Korban menegur pelaku MAA agar tidak memukul anak orang. Lalu pelaku meninggalkan lokasi itu," kata Marzuki, Senin (23/5/2022). 

Kemudian Briptu Ari bertemu dengan MAA pada keesokan harinya di pasar malam Lapangan Transad, Desa Doromelo, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Minggu (22/5/2022).

Saat itu, MAA sedang bersama teman-temannya. Briptu Ari sempat menegur MAA sambil menepuk pundaknya. Hal itu membuat pelaku tersinggung dan langsung pulang. 

MAA lantas menceritakan hal itu kepada orang tuanya berinisal N, PSS dan AR. Merela bersama-sama lantas mencari Briptu Ari dan mendatangi warung sotonya. Mereka langsung merangsek masuk ke dalam kamar korban yang saat itu sedang beristirahat.

Cekcok mulut pun tak terhindarkan. PSS sempat mengambil sangkur Briptu Ari, sedangkan AR menyerang istrinya yang sedang terbaring.

Dia menginjak perut istri Briptu Ari yang sedang hamil berkali-kali. Bahkan, seorang menyabetkan senjata tajam ke arah kaki Briptu Ari sehingga mengalami luka serius. Bahkan dia nyaris terkena tikaman sangkur.

"Beruntung saat itu ada Ovan Adi Wardana rekan korban yang mencegah aksi penganiayaan itu," ujarnya. 

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: