Bawa Parang, Para Pelajar di Sumbawa Diduga Terlibat Perusakan Warung

Nani Suherni · Selasa, 28 September 2021 - 14:00:00 WIB
Bawa Parang, Para Pelajar di Sumbawa Diduga Terlibat Perusakan Warung
Para Pelajar di Sumbawa Diduga Terlibat Perusakan Warung (Foto: Dok Polres Sumbawa)

SUMBAWA, iNews.id - Sebanyak 13 pelajar ditangkap polisi atas dugaan perusakan warung di Simpang Bingung dan penganiayaan di Bendungan Mama, Kecamatan Lopok, Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat (NTB). Mereka yang rata-rata pelajar SMP dan SMA itu kedapatan membawa parang.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa, Iptu Ivan Ronald Cristofel mengatakan, aksi perusakan itu terjadi pada Jumat (24/9/2021). Dalam kejadian ini, para pelajar itu melakukan perusakan kursi di sebuah warung. 

Aksi ini, membuat warga dan para pengguna jalan menjadi resah. Salah seorang dari pelajar ini juga diduga terlibat kasus pengeroyokan. Dugaan pengeroyokan itu terjadi di hari sama, di Bendungan Mama, Kecamatan Lopok. Aksi ini juga sempat viral di media sosial.

"Atas kejadian ini, para pelajar tersebut kemudian diamankan oleh Tim Puma Polres Sumbawa. Setelah itu, para pelajar yang masih di bawah umur ini dikenakan pembinaan," katanya, dikutip dari portal resmi Humas Polri, Selasa (28/9/2021). 

Tidak hanya itu, wali dan guru dari masing-masing pelajar di panggil ke Polres Sumbawa. Para pelajar ini kemudian diminta untuk menandatangani surat pernyataan, untuk tidak kembali mengulangi perbuatannya.

Editor : Nani Suherni

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: