Joko Jumadi : Berkas Laporan Perkosaan Mahasiswi Bermodus Skripsi Tengah Diperkuat

Febrian Putra · Selasa, 28 Juni 2022 - 18:21:00 WIB
Joko Jumadi : Berkas Laporan Perkosaan Mahasiswi Bermodus Skripsi Tengah Diperkuat
Berkas laporan kasus perkosaan yang menimpa sejumlah mahasiswi dengan modus skripsi diperkuat sesuai dengan arahan Polda NTB. (Foto: Ilustrasi/ist)

MATARAM, iNews.id- Kasus dugaan perkosaan yang dilakukan seorang kakek terhadap sejumlah mahasiswi di Kota Mataram, terus berlanjut. Berkas laporan dari para korban kini tengah diperkuat.

Direktur Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Universitas Mataram (Unram) Joko Jumadi mengatakan, kasus tersebut akan kembali dilaporkan ke Polda NTB. Berkas laporan pun telah diperkuat.

"Sebelumnya kami sudah masukkan laporan ke Polda NTB diminta menggunakan pasal 286 tentang pemerkosaan dalam kondisi tidak berdaya," katanya, Selasa (28/6/2022).

Joko memastikan, pekan ini akan masukkan laporan dengan menggunakan pasal sebagaimana yang diminta pihak Polda NTB. Terhadap semua korban, dia juga memastikan akan melindungi identitasnya demi menjaga nama baik dan psikologi korban.

"Bahkan, keluarga korban tidak ada yang mengetahui tentang kejadian yang dialami. Kami betul-betul melindungi," ujarnya.

Disebutkan Joko, kasus yang masuk ke BKBH Universitas Mataram berasal dari 10 orang, dimana 5 diantaranya telah diperkosa. Mahasiswi yang lain melawan dan dapat kabur.

Diakuinya, memang pria yang diperkirakan berusia 60 tahun ini memberikan sejumlah janji kepada para korbannya. Diantaranya, dia menyebut dapat membantu menyelesaikan skripsi dan meluluskan kuliah. 

“Memang ada ngaku-ngaku sebagai dosen. Padahal tidak ada kaitan dengan kampus,” imbuhnya.

Joko menambahkan, banyak pihak yang menaruh perhatian pada kasus ini. Lelaki tua yang hanya lulusan PGA (setingkat SMA) diduga memakan banyak korban. Namun, sejauh ini belum banyak yang bersuara.

Dalam menjalankan aksinya, diduga pelaku memberikan minuman yang membuat korban tak berdaya. Hal ini yang kemudian memuluskan aksi bejatnya kepada korban.

Sebelumnya, Kepala Subbidang Remaja, Anak dan Wanita (Renakta) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTB AKBP Ni Made Pujawati mengatakan sudah menerima laporan tersebut. Saat ini Polda NTB tengah menangani kasus ini.(*)

Editor : Febrian Putra

Follow Berita iNewsNTB di Google News

Bagikan Artikel: