Karyawan Hotel di Mataram Belum Dapat Kuota Vaksin Covid-19
MATARAM, iNews.id - Dinas Kesehatan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyebutkan, karyawan hotel dan restoran belum mendapat kuota vaksin Covid-19, sebagai salah satu persiapan pelaksanaan rencana work from Lombok. Saat ini, stok vaksin masih diperuntukkan bagi lansia dan guru.
"Kami memang miliki 1.230 vial stok vaksin Covid-19 atau 12.300 dosis untuk 12.300 sasaran. Tapi, ketentuan dari Menteri Kesehatan vaksin itu diprioritaskan bagi lanjut usia (lansia) dan guru," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram Usman Hadi.
Usman mengakui, para karyawan hotel, restoran dan pelaku pariwisata secara umum memang harus mendapatkan vaksin Covid-19. Mereka merupakan pelayan publik sehingga rawan berpotensi terpapar karena berinteraksi dengan banyak orang.
"Pada awal pencanangan vaksin Covid-19, kita memang sudah melakukan vaksinasi terhadap karyawan hotel tapi jumlah itu sangat terbatas," katanya.
Berdasarkan data dari Dinas Pariwisata Kota Mataram, menyebutkan dari 800 karyawan hotel di Mataram, yang sudah divaksin sekitar 35-40 persen.
"Itu baru jumlah karyawan hotel saja, belum restoran dan pelaku pariwisata lainnya," kata Usman.
Editor: Nani Suherni