Mantan Marinir Tembak Mati Bayi Tiga Bulan, Diduga Depresi 

Ahmad Islamy Jamil · Senin, 06 September 2021 - 10:29:00 WIB
Mantan Marinir Tembak Mati Bayi Tiga Bulan, Diduga Depresi 
Ilustrasi penembakan mantan marinir AS tembak bayi usia tiga bulan

WASHINGTON DC, iNews.id – Mantan anggota Marinir AS, Bryan Riley (33), menembak bayi berusia tiga bulan,  di Florida, Minggu (5/9/2021). Aksi nekat Riley diduga karena depresi.

Diketahui, selain korban bayi, Riley juga menembak mati tiga orang lainnya. Riley juga melukai seorang gadis berusia 11 tahun, beruntung korban masih bisa diselamatkan.

Sheriff Polk County, Grady Judd mengatakan, korban selamat harus menjalani operasi karena ada tujuh luka tembak.

“Akibatnya, korban harus menjalani operasi untuk tujuh luka tembak yang dideritanya,” kata Grady Judd, pada konferensi pers yang dikutip Reuters, Senin (6/9/2021) WIB.

Judd menjelaskan, pelaku penembakan tidak memiliki hubungan apa pun dengan para korban. Mantan tentara itu terlibat baku tembak dengan polisi sebelum menyerah, dan kemudian mencoba mengambil senjata petugas polisi saat dirawat di rumah sakit karena luka tembak yang dibuatnya sendiri. 

“Tapi (pelaku) dapat kami tundukkan lagi,” ujar Judd.

Riley adalah veteran perang Amerika Serikat di Irak dan Afghanistan. Dia pernah bekerja sebagai pengawal dan penjaga keamanan. Kekasih pelaku yang mendampinginya selama empat tahun mengatakan kepada penyelidik bahwa, Riley menderita gangguan stres pascatrauma dan kadang-kadang depresi.

Sekitar seminggu yang lalu, kesehatan mental pelaku memburuk dan dia memberi tahu sang pacar bahwa Riley mulai “berbicara dengan Tuhan”.

Editor : Nani Suherni

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: