Polda NTB Terjunkan Batalion Vaksinator pada Lomba Kampung Sehat Jilid 2

Irfan Ma'ruf ยท Jumat, 19 Februari 2021 - 20:26:00 WIB
Polda NTB Terjunkan Batalion Vaksinator pada Lomba Kampung Sehat Jilid 2
Kapolda NTB Irjen Pol M Iqbal meluncurkan Lomba Kampung Sehat Jilid 2 untuk memerangi Covid-19, Jumat (19/2/2021). (Foto: Repro. Humas Polda NTB)

MATARAM, iNews.idPolda NTB menerjunkan Batalion Vaksinator dalam Lomba Kampung Sehat Jilid 2 untuk membantu pemerintah melaksanakan vaksinasi Covid-19 ke masyarakat. Konsep lomba Kampung Sehat jilid 2 ini juga perwujudan tindak lanjut program PPKM skala mikro pemerintah pusat. 

"Lomba Kampung Sehat jilid 2 ini mengambil semangat bahwa kita hadir kembali untuk masyarakat dan masyarakat kembali melombakan kampungnya. Di samping itu, Kampung Sehat jilid 2 ini guna mengedepankan upaya pemerintah pusat dengan mengadopsi semangat PPKM berskala mikro dengan berbasis Kampung Sehat ini, dan TNI-Polri harus bisa mengajak pemerintah daerah untuk mendedikasikan usahanya dalam mendukung suksesnya program ini," kata Kapolda NTB, Irjen Pol M Iqbal di sela-sela meluncurkan Lomba Kampung Sehat Jilid 2, Jumat (19/2/2021).

Iqbal menuturkan lomba Kampung Sehat NTB jilid 2 akan berlangsung selama 3 bulan, mulai tanggal 10 Februari sampai 20 Mei 2021. 

Iqbal menyampaikan konsep lomba Kampung Sehat NTB jilid 2 dengan yang pertama hampir sama, di mana pesertanya terdiri atas tiap-tiap desa dan indikator kemenangan dilihat dari kemampuan warga dalam ketahanan pangan, ketahanan ekonomi, ketahanan kesehatan. 

"Beberapa bidang yang menjadi indikator pelaksanaan kampung sehat kali ini adalah bidang kesehatan, bidang keamanan dan bidang ekonomi kreatif dengan mengedepankan motivator, fasilitator dan dinamisator dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di NTB," papar mantan Kadiv Humas Polri ini. 

Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah menilai lomba Kampung Sehat jilid 2 sangat tepat diadakan kembali. Sebab faktanya, beberapa kali dirinya berkeliling ke desa-desa, banyak ditemukan warga yang tidak takut dengan corona. Selain itu banyak pasien yang kehilangan harapan ketika dia terjangkit oleh Covid-19.

Editor : Kastolani Marzuki

Halaman : 1 2