TPS Ditutup Warga, Sampah Menumpuk di Jalanan

Antara ยท Jumat, 08 Januari 2021 - 10:08:00 WIB
TPS Ditutup Warga, Sampah Menumpuk di Jalanan
Kondisi sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Karang Baru, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. (Foto: Antara/Nirkomala)

MATARAM, iNews.id - Sejumlah titik tempat pembuangan sementara (TPS) sampah di Mataram ditutup oleh warga. Akibatnya, terjadi penumpukan sampah pada TPS tertentu hingga ke jalanan.

Pemerintah Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat menyatakan penutupan TPS ini dilakukan oleh warga. Di antara mereka ada yang keberatan dengan bau sampah di lokasi TPS.

"Kondisi beberapa TPS saat ini melampaui kapasitas karena sejumlah TPS ditutup oleh masyarakat dengan berbagai alasan. Salah satunya, mereka tidak ingin terganggu dengan aroma sampah serta pencemaran lingkungan," kata Asisten II Bidang Administrasi Pembangunan dan Perekonomian Setda Kota Mataram H Mahmuddin Tura, Kamis (7/1/2021).

Beberapa TPS yang ditutup antara lain, TPS di Karang Medain dan TPS di Jalan Pelita. Akibatnya, TPS di Lawata, Ampenan dan Karang Baru melampaui kapasitas bahkan sampah sampai ke badan jalan.

Menurutnya, untuk proses pengangkutan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kebon Kongok, Kabupaten Lombok Barat, masih sama seperti semula yakni satu kendaraan mengangkut 2-3 kali.

Akan tetapi, lanjutnya, karena kapasitas TPS yang tidak memadai dan volume sampah mengalami peningkatan sejak perayaan Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021, dari sekitar 300 ton per hari menjadi sampai 400 ton per hari.

"TPS yang volume sampahnya paling banyak adalah TPS Ampenan, biasanya sehari 6 truk, kini menjadi 11-12 truk. TPS Ampenan juga menampung sampah dari dua pasar besar yakni Pasar ACC dan Kebon Roek," katanya.

Editor : Nani Suherni