Evaluasi Anggota saat Amankan Unjuk Rasa, Kapolda NTB: Polisi Jangan Mudah Emosi

Antara · Senin, 25 Oktober 2021 - 17:29:00 WIB
Evaluasi Anggota saat Amankan Unjuk Rasa, Kapolda NTB: Polisi Jangan Mudah Emosi
Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal didampingi anggota duduk bersama para mahasiswa pengunjuk rasa di depan Mapolda NTB, Senin (25/10/2021). (ANTARA/HO-Humas Polda NTB)

MATARAM, iNews.id - Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) Irjen Pol Mohammad Iqbal mengevaluasi kinerja anggota terkait prosedur penanganan aksi unjuk rasa. Hal ini menyusul adanya indikasi pelanggaran prosedur saat pengamanan unjuk rasa mahasiswa di depan Gedung DPRD NTB, Kamis (21/10/2021).

"Karena itu saya sampaikan agar selama menjaga (aksi unjuk rasa), polisi jangan mudah emosi. Saya ingatkan polisi harus 10 kali lipat kesabarannya dari masyarakat," kata Iqbal di Mataram, Senin (25/10/2021).

Pelanggaran prosedur penanganan aksi unjuk rasa itu diduga dilakukan seorang anggota Satuan Samapta Polresta Mataram yakni Briptu A. Dugaan itu muncul dari hasil pemeriksaan Bidang Propam Polda NTB yang menemukan bukti Briptu A menjalankan tugas pengamanan masa aksi di luar prosedur.

Bukti tersebut terkait tindakan Briptu A yang mengayunkan tongkat polisi ke arah peserta unjuk rasa. Tindakan itu diduga karena Briptu A tersulut emosi dalam bentrokan yang terjadi antara aparat dengan masa aksi.

Pemicu bentrokan diduga reaksi polisi yang berupaya meredam aksi mahasiswa membakar ban bekas. Dalam peristiwa tersebut kemudian muncul kabar seorang pengunjuk rasa mengalami luka di bagian kepala.

Terkait dengan insiden ini, Kapolda memastikan Briptu A masih menjalani pemeriksaan Bidpropam Polda NTB. Untuk persoalan sanksi pelanggaran terhadap Briptu A akan diputuskan dalam sidang disiplin kepolisian.

Perkembangan dari penanganan pelanggaran Briptu A tersebut juga telah disampaikan Iqbal kepada kelompok mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Mapolda NTB, Senin (25/10/2021).

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: