Tiap Beraksi, Maling Sekolah Ini Tinggal Pesan Permintaan Maaf
GERUNG, iNews.id – Maling inisial H (21) dan HP (18) yang kerap beraksi di sekolah di Lombok Barat (Lobar) rupanya kerap meninggalkan pesan permintaan maaf usai beraksi. Penangkapan keduanya bermula saat penemuan dua unit laptop di semak-semak Desa Gemel, Sabtu (28/8/2021).
Kepada polisi Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Lembar Ahmad Rudi Afandi, mengatakan, barang-barang yang hilang ini merupakan sarana sekolah yang digunakan untuk Ujian Nasional yang diikuti oleh Siswa di SMA N 1 Lembar. Awal mula diketahuinya kasus pencurian ini, saat salah satu pegawai di Lab Komputer kaget menemukan tulisan-tulisan misterius di TKP.
“Banyak tulisan, seperti tulisan yang menyatakan bahwa pelaku akan Kembali melakukan aksinya, dan permohonan maaf karena telah mencuri barang-barang milik SMA N 1 Lembar,” katanya dikutip dari portal resmi Polda NTB, Jumat (3/9/2021).
Bingung dengan temuan tulisan tersebut, pegawainya masih belum sadar akan kehilangan yang dialami oleh pihak sekolah.
“Kemudian bermaksud akan menghidupkan computer server, yang akan digunakan untuk pengisian Ujian atau pengisian raport, ternyata CPU sudah terbuka dan isi dalamnya sudah tidak ada,” katanya.
Selanjutnya melakukan pengecekan terhadap komputer sekolah, dan menanyakan kepada teknisi, apakah pernah melakukan perbaikan terhadap ckomputer sekolah.
“Setelah dikonfirmasi, ternyata tekisi menyatakan tidak pernah melakukan perbaikan. Sehingga disimpulkan bahwa barang-barang tersebut telah hilang dan langsung melaporkannya ke Kepala Sekolah,” lugasnya.
Kemudian dilakukan pengecekan ke belakang sekolah, ternyata dibagian plafon gudang belakangsudah ada yang merusak atau menjebol.
“Langsung menginventarisir barang-barang yang hilang dan langsung melaoparkannya ke Polres Lombok Barat, dan akhirnya saat ini bisa terungkap,” katanya.
Editor: Nani Suherni